Sean 'P Diddy' Combs dipindah ke penjara federal di Pennsylvania. Pemindahan ini menyusul laporan bahwa taipan hip-hop berusia 56 tahun itu menjalani gaya hidup mewah di penjara New Jersey.
Biro Penjara Federal (BOP) Amerika Serikat memindahkan P Diddy dari FCI Fort Dix ke FCI Allenwood Low, fasilitas berpengamanan rendah sekitar 250 km di barat New York City. Informasi ini disampaikan seseorang yang mengetahui masalah tersebut, dikutip AP, Jumat (16/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BOP mengonfirmasi pemindahan itu tanpa memberi rincian. Lembaga tersebut tidak membahas kondisi tahanan, termasuk alasan pemindahan, dengan alasan privasi, keselamatan, dan keamanan.
"Keputusan soal penempatan narapidana dibuat oleh BOP, dan kami tidak dalam posisi untuk berbicara mengenai keadaan di balik pemindahan ini," kata juru bicara P Diddy, Juda Engelmayer.
P Diddy menjalani hukuman empat tahun dua bulan atas vonis tahun lalu terkait dakwaan prostitusi, yakni membawa orang melintasi negara bagian untuk hubungan seksual. Persidangannya memuat kesaksian soal kekerasan dan pesta seks yang ia sebut "freak-offs".
Bulan lalu, NBC News melaporkan P Diddy masih menikmati gaya hidup jutawannya di Fort Dix. Ia disebut menyelundupkan Hennessy serta menyuruh sesama napi memasak, bersih-bersih, merapikan tempat tidur, hingga memijatnya.
Menurut laporan yang sama, P Diddy juga memakai ponsel selundupan untuk mengakses media sosial dan melihat swafoto tanpa busana mantan kekasihnya.
Setelah laporan NBC itu, P Diddy ditempatkan di unit khusus, yakni area berpengamanan ketat yang terpisah dari napi umum dan diperuntukkan bagi napi bermasalah disiplin atau keamanan.
Kredit perilaku baiknya juga dipotong 41 hari sehingga tanggal bebasnya mundur ke 2 Maret 2028, menurut sumber yang sama.
Pada Rabu (14/10), TMZ melaporkan P Diddy terluka dalam perkelahian dengan napi lain dan harus dibawa keluar penjara untuk dirawat. BOP membantah laporan itu, langkah yang jarang dilakukan lembaga tersebut.
"Cerita yang Anda maksud tidak benar dan tidak pernah terjadi," kata BOP kepada AP.
Banding belum diputus
Pada April, Pengadilan Banding Sirkuit Kedua AS mendengar argumen banding P Diddy untuk membatalkan vonis dan hukumannya. Pengacaranya menilai hukuman tersebut terlalu berat, tetapi pengadilan belum mengeluarkan putusan.
"Sean tetap fokus untuk melangkah maju, dan kami berharap waktunya di fasilitas baru akan produktif dan tanpa gangguan yang tidak perlu," ujar Engelmayer.
(fea)

