Sean Diddy Combs dilaporkan dibawa keluar dari penjara dengan menggunakan ambulans pada akhir pekan setelah mengalami cedera kepala.
Rapper 56 tahun tersebut juga disebut dipindahkan dari FCI Fort Dix di New Jersey, tempat dirinya menjalani hukuman kurungan 50 bulan terkait kasus prostitusi, pada Sabtu (10/10) pagi.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, TMZ dan New York Post melaporkan pada Senin (12/10), belum diketahui secara pasti kronologi kejadian P Diddy mengalami cedera kepala itu atau tujuan perawatan musisi tersebut.
Namun, pendiri Bad Boys Records itu hanya berada di luar tahanan selama beberapa jam. Ia meninggalkan fasilitas sekitar pukul 01.00 dini hari dan kembali sebelum pukul 07.00 pagi.
Sean Diddy Combs pada Jumat (2/10) menjadi sorotan setelah ia disebut menerima sanksi berat akibat dugaan perlakuan istimewa yang ia terima, serta kepemilikan ponsel selundupan untuk menonton konten vulgar.
Ia dijatuhi sanksi oleh pihak penjara karena "perilaku yang mengganggu" dan kehilangan 41 hari masa pengurangan hukuman akibat perilaku baik, yaitu waktu yang dapat dikumpulkan berkat perilaku positif dan berpotensi mempercepat pembebasan.
Tanggal pembebasan awal Diddy, yang semula dijadwalkan pada Januari 2028, kini diundur hingga Maret 2028.
Diddy diduga memiliki ponsel selundupan di dalam penjara. Ia menggunakan ponsel itu untuk melihat materi dewasa yang dikirimkan oleh mantan kekasihnya.
Ia juga dilaporkan membayar mahal untuk mendapatkan akses layanan pijat, minuman keras, dan makanan istimewa. P Diddy juga disebut, dalam laporan NBC, membayar seseorang untuk memastikan toilet dan pancurannya selalu bersih sebelum ia menggunakannya.
Menanggapi sanksi isolasi yang diterima kliennya gegara hal tersebut, Juda Engelmayer selaku juru bicara Diddy mempertanyakan bagaimana rekaman dan informasi dari dalam fasilitas pemasyarakatan federal tersebut bisa bocor ke luar.
"Ada hal yang aneh dari semua ini. Seseorang tampaknya bisa merekam Sean di dalam penjara, dan berbagai cerita terus bermunculan dari dalam fasilitas tersebut secara real-time," ujar Engelmayer.
"Namun, fokusnya tidak terelakkan jatuh pada sosok selebriti karena dialah orang yang dikenali semua orang. Ada pertanyaan sah tentang bagaimana rekaman dan informasi bisa keluar dari penjara federal sejak awal."
P Diddy saat ini tengah menjalani hukuman penjara 50 bulan sejak Juli 2025 atas dua dakwaan transportasi untuk prostitusi, setelah terbebas dari potensi hukuman seumur hidup dalam persidangan kasus konspirasi pemerasan dan perdagangan seks.
(end)
