Sara Wijayanto dan Demian Aditya akhirnya buka suara soal perpisahan mereka. Keduanya memastikan bahwa sebab perceraian Sara dan Demian bukan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau orang ketiga.
Dalam unggahan di media sosial untuk penggemar tayangan YouTube yang dipandu Sara, Sara dan Demian memastikan bahwa mereka tetap saling mencintai dan menghormati satu sama lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah hal yang sebenarnya enggak mudah buat kami sampaikan, tapi harus disampaikan. Setelah melewati perjalanan yang panjang dan sudah dicoba, akhirnya aku dan Pak Dem memutuskan untuk berpisah secara baik-baik," kata Sara dalam video pada Kamis (8/10).
"Ya ini sebenarnya bukan keputusan yang gampang, karena kita sudah beberapa kali mencoba, tapi intinya kita sepakat akhirnya berjalan masing-masing," kata Demian.
"Intinya, dengan perpisahan kita itu tidak ada yang namanya KDRT, tidak ada orang ketiga, dan juga tidak ada kekerasan dalam rumah tangga, yang intinya kami berdua memutuskan untuk berjalan masing-masing," lanjut Demian.
"Sebenarnya di antara aku dan Pak Dem, kita akan tetap saling mencintai, menghargai, tapi dalam bentuk yang lain karena, walau bagaimanapun, kita semua ini tetap menjadi sebuah unit keluarga," timpal Sara.
Sara dan Demian kemudian menjelaskan bahwa Demian akan mundur dari tim yang selama ini menggarap konten misteri di YouTube mereka. Dalam akun resmi kanal tersebut, Demian juga sudah mengenalkan entitas bisnis baru yang tampaknya sepenuhnya akan dipimpin oleh sang pesulap.
"Jadi sekali lagi, aku dan Pak Dem akan tetap sebagai sebuah keluarga dalam bentuk lain, kita akan tetap saling menyayangi dan menghormati. Sebagai keluarga," kata Sara.
"Dan perpisahan ini bukan berarti harus bermusuhan, kita semua berhubungan dengan baik," lanjut Demian.
Pernyataan Sara Wijayanto dan Demian Aditya ini datang setelah majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan resmi mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Sara Wijayanto terhadap suaminya, Demian Aditya, secara verstek pada Kamis (8/10).
Keputusan tersebut dijatuhkan majelis hakim lantaran Demian selaku pihak tergugat mangkir dalam dua kali agenda persidangan secara berturut-turut.
"Jadi sebenarnya pada sidang yang pertama itu DA ya, tidak hadir. Kemudian dipanggil ulang, tidak hadir juga tadi. Langsung pembuktian. Setelah pembuktian, diputus langsung verstek," kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, seperti diberitakan pada Kamis (8/10).
"Hari ini sudah diputus. Secara verstek diputus," lanjutnya mengonfirmasi putusan tersebut.
Abid menerangkan bahwa dalam proses persidangan yang berlangsung singkat tersebut, pihak Sara Wijayanto menyerahkan kelengkapan dokumen administrasi serta menghadirkan saksi untuk memperkuat permohonannya.
Dalam perkara perceraian di lingkungan pengadilan agama, keterangan saksi menjadi salah satu poin pembuktian yang paling krusial.
"Alat bukti itu kan bisa alat bukti tertulis ya, alat bukti surat, seperti KTP, kemudian akta nikah, dan lain-lain lah. Kemudian ke alat bukti lainnya yaitu saksi," tutur Abid. "Cuma kalau di pengadilan agama masalah perceraian itu biasanya saksi lebih diutamakan."
Sara Wijayanto dan Demian Aditya menikah pada 22 Mei 2014. Keduanya dikenal sebagai pasangan konten kreator, dan kerap terlibat dalam berbagai produksi bersama-sama.
Sara Wijayanto kemudian menggugat cerai suaminya, pesulap Demian Aditya, setelah menikah 12 tahun. Gugatan diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan sidang perdana digelar pada 24 September 2026.
