Daus Mini mengaku mengalami dampak sosial gegara akun media sosial yang meniru dan mencatut dirinya dalam menyebarkan konten provokatif ujaran kebencian.
Bukan hanya itu, akun yang menggunakan foto dan nama komedian tersebut juga dinilai mengadu domba sejumlah tokoh muslim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya karena si oknum ini, isinya tuh ujaran kebencian. Seakan-akan itu saya, seakan-akan itu Daus Mini yang lagi apa lah namanya tentang agama," kata Daus Mini seperti diberitakan detikHot pada Kamis (8/10).
Daus menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu (7/10) berkaitan laporan yang ia buat pada Agustus 2026.
Daus melaporkan akun media sosial bernama Dayus Mini yang menggunakan nama dan foto dirinya untuk menyebarkan kebencian kepada kelompok agama tertentu.
Pengacara Daus, Zekcy Alatas mengatakan tindakan akun media sosial yang saat ini masih eksis tersebut dianggap sebagai pembunuhan karakter kliennya, yang berakibat Daus Mini mendapatkan cacian dan hujatan.
"Yang jelas ini adalah salah satu kerugian pembunuhan karakter, salah satunya kepada Daus Mini sebagai selebritas. Jadi ke mana-mana ya karakternya assassination, artinya jelek aja namanya Daus Mini," kata Zecky.
"Jadi kalau orang awam itu melihat, Daus Mini kok sekarang saat ini melakukan ujaran kebencian, mengadu domba dengan tokoh agama ini, dengan ulama ini dan itu. Jadi ke mana-mana Daus kalau pergi lagi ada undangan selalu dihujat," lanjutnya.
Daus Mini menegaskan dirinya tidak pernah melontarkan narasi negatif kepada pemuka agama mana pun. Maka dari itu, perbuatan akun palsu tersebut ia anggap merusak namanya yang sudah ia bangun sejak lama.
"Ya materiil pasti, nama besar, nama baik pasti. Dan juga ke mana-mana jadi enggak nyaman. Kok jadi [Daus] menjelekkan ulama si A, si B, si C gitu. Padahal sedikit pun juga enggak pernah seperti itu," kata Daus Mini.
Laporan itu sendiri tercatat dengan nomor LP/B/5798/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pada Agustus 2026, Daus mengaku pencatutan tersebut mulai berdampak pada aktivitasnya, termasuk ketika berada di tempat umum.
Kata Daus, gegara akun tersebut, ia hampir "ditunjuk-tunjuk sama orang". Bahkan dirinya juga pernah mendapatkan pesan langsung berupa dugaan ancaman dan hinaan bentuk tubuh alias body shaming.
