Penyanyi Anggun C. Sasmi diberi penghargaan budaya tertinggi dari Pemerintah Prancis. Pelantun Snow on the Sahara ini dinobatkan sebagai Officier de l'Ordre des Arts et des Lettres oleh Pemerintah Prancis.
Gelar tersebut diberikan kepada seniman, penulis, pembuat film, musisi, atau tokoh budaya yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kekayaan seni dan sastra di Prancis maupun di tingkat internasional.
Lihat Juga :![]() FIFA ASEAN CUP 2026 Anggun Kenang Manggung di GBK Jelang Closing FIFA ASEAN Cup |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah penghargaan yang sangat bergengsi, dan saya merasa beruntung karena hanya sedikit seniman Asia yang pernah menerimanya," tutur Anggun seperti diberitakan detikHot pada Rabu (7/10).
Nama Anggun mulai dikenal di Prancis setelah merampungkan debut internasional dengan merilis lagu Snow on the Sahara yang pertama kali dirilis dalam versi Prancis bertajuk La Neige au Sahara pada 24 Juni 1997.
Lagu tersebut berhasil melambungkan nama Anggun hingga menjadi lagu paling populer di Prancis pada 1997.
Anggun yang sebelumnya berkewarganegaraan Indonesia itu kemudian menggebrak pasar musik internasional di 33 negara di Eropa, Asia, hingga Amerika Serikat, dengan merilis Snow on the Sahara, versi bahasa Inggris dari lagu tersebut.
Popularitas Anggun di kancah internasional turut diakui berkat bakat aktingnya. Ia baru saja meraih penghargaan Best Actress in a Leading Role di Asian Academy Creative Awards 2026 sebagai Pemenang Nasional asal Indonesia.
Anggun berhasil mewakili Indonesia sebagai Best Actress berkat perannya sebagai Guru Asri dalam film Para Perasuk. Ia akan bersaing dengan sejumlah nama besar dari negara Asia Pasifik dalam perebutan gelar Grand Final Winner.
Ia akan bersaing di antaranya dengan Tasma Walton dari Australia, Liu Haocun dari Mainland China, Charmaine Sheh dari Hong Kong.
Ada pula Sobhita Dhulipala dari India, Non dari Jepang, Emma Maembong dari Malaysia, Ni Ni Khin Zaw dari Myanmar, Nadine Lustre dari Filipina, Nora Samosir dari Singapura, Tarcy Su dari Taiwan, dan Manatsanun Phanlerdwongsakul dari Thailand.
"Saya sangat bahagia sekali menerima pengakuan ini. Wregas [Wregas Bhanuteja, sutradara Para Perasuk] adalah seorang sutradara visioner," tuturnya.
"Kehormatan yang ia berikan kepada saya dengan mengajak saya menjadi bagian dari filmnya yang luar biasa, serta kepercayaan yang ia berikan, sudah merupakan hadiah terindah," ujar Anggun.
Anggun juga sempat menarik perhatian publik dengan tampil sebagai Amisha, pemeran antagonis utama dalam serial internasional Reacher Season 4.
Terbaru, ia juga tampil dalam closing ceremony laga final FIFA ASEAN Cup yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (5/10).
Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final melawan Thailand.
Lihat Juga :![]() FIFA ASEAN CUP 2026 Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional |
Pelantun Mimpi itu memimpin lagu Tanah Airku yang menjadi tradisi dalam penutupan laga Timnas Indonesia. Ia tampil dengan kebaya maroon dengan bawahan kain putih, dan suaranya diikuti 60 ribu lebih penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ia juga terlihat emosional dan menitikkan air mata saat membawakan lagu nasional tersebut. Suasana serupa juga dialami sejumlah para pemain Timnas Indonesia yang ikut bernyanyi.
Kini, Anggun mengisyaratkan bakal kembali fokus ke dunia musik. Ia membocorkan tengah menyiapkan proyek musik terbesar dalam kariernya.
"Dan kali ini, para penggemar saya yang telah menantikan karya musik baru pasti akan sangat senang. Sayangnya, saya belum bisa membocorkan apa pun, tapi saya bisa mengatakan: sampai jumpa di musim semi," ucapnya.
"Ini mungkin salah satu hal terpenting yang pernah saya lakukan sepanjang karier musik saya, jadi saya masih merasa seperti melayang di awan," kata Anggun.
(van/chri)

