Tante Sonya merupakan serial dengan potret nyata mengenai dinamika serta kompleksitas jatuh cinta pada usia matang di atas 35 tahun.
Lewat perjalanan karakter utamanya, serial tersebut menyoroti keputusan membangun hubungan romantis bagi perempuan dewasa melibatkan pertimbangan yang tak lagi sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serial Tante Sonya berfokus pada sosok Sonya (Raihaanun), perempuan karier berusia 42 tahun yang kembali ke Indonesia demi memimpin perusahaan keluarganya, Dermawan Group, yang berada di ambang kebangkrutan.
Pernah mengalami pengkhianatan menyakitkan menjelang hari pernikahannya, Sonya memilih membatasi diri dari hubungan asmara dan mencurahkan seluruh perhatiannya pada pekerjaan.
Pertahanannya mulai tergoyahkan sewaktu ia kembali dipertemukan dengan Ben (Maxime Bouttier), pria yang berusia 14 tahun lebih muda yang pernah ia bantu melewati masa sulit delapan tahun silam.
Perbedaan usia yang membentang serta luka dari masa lalu memicu keraguan mendalam bagi Sonya.
Hubungan ini diuji tidak hanya oleh rasa takut untuk kembali percaya, melainkan juga oleh penilaian lingkungan sekitar yang kerap menerapkan standar ganda terhadap perempuan matang dengan pasangan lebih muda.
Dalam dinamika tersebut, Ben berupaya membuktikan ketulusan perasaannya, sementara Sonya perlahan belajar berdamai dengan ketakutan pribadi demi memberikan ruang bagi keberanian baru.
Surya Ardy Octaviand selaku sutradara WeTV Original Tante Sonya mengungkapkan pergolakan batin yang dialami karakter utama tidak sekadar berpusat pada perihal asmara semata, melainkan juga keberanian mengambil risiko emosional.
"Sonya tahu dirinya punya perasaan kepada Ben, tetapi menerima perasaan itu tidak mudah. Ia pernah dikhianati dan kini berhadapan dengan laki-laki yang usianya 14 tahun lebih muda," tutur Surya.
"Jadi, konflik Sonya bukan soal cinta saja. Ia juga mempertanyakan apakah hubungan ini aman untuk dijalani dan apakah dirinya siap mengambil risiko sekali lagi," ujarnya.
Di samping menyajikan intrik romansa beda usia, serial itu disebut berupaya mengisi ruang bagi cerita cinta perempuan dewasa yang masih terbilang langka di industri hiburan Indonesia.
Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menilai narasi romansa perempuan usia 40-an kerap disederhanakan hanya sebatas patokan umur atau tuntutan pernikahan.
"Cerita cinta perempuan usia 40an masih jarang diceritakan dari sudut pandang perempuannya sendiri. Pembahasannya sering langsung tertuju pada status pernikahan atau usia pasangan," kata Febriamy.
"Melalui Tante Sonya, kami ingin melihat apa yang sebenarnya dialami perempuan ketika mencoba membuka hati kembali, mulai dari luka yang masih dibawa hingga keberanian untuk memercayai orang lain," tuturnya.
Selain menampilkan Raihaanun dan Maxime Bouttier, serial yang memadukan konflik karier, keluarga, dan pencarian kebahagiaan perempuan ini turut dibintangi oleh Dinda Kirana, Hamish Daud, Kresna Julio, hingga Sarah Felicia.
Serial Tante Sonya tayang di WeTV.
(chri)
