Sinematografer Film Fjord Bakal Ngajar di Jakarta 1 November

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 10:10 WIB
Fjord karya sutradara Cristian Mungiu mengikuti pasangan konservatif Rumania-Norwegia yang menghadapi pengawasan setelah pindah ke kota asal sang istri yang progresif dan terpencil di Norwegia.
Sinematografer Tudor Vladimir Panduru dipastikan hadir di Jakarta dalam rangkaian Jakarta World Cinema 2026. (dok. Mobra Films/Why Not Productions/Eye Eye Pictures/Snowglobe Film/Aamu Film Company/Filmgate Films via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sinematografer Tudor Vladimir Panduru dipastikan bakal hadir di Jakarta dalam rangkaian Jakarta World Cinema 2026. Ia dijadwalkan mengisi program Master Class pada 1 November 2026.

Peraih Palme d'Or Cannes 2026 berkat film Fjord ini akan membagikan pengalaman dan pengetahuannya sebagai sinematografer dalam program Master Class.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Halo semuanya, nama saya Tudor Vladimir Panduru dan saya adalah sinematografer film Fjord," ujar Panduru dalam video yang diputar saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (1/10).

"Saya sangat antusias mengumumkan bahwa saya akan hadir di Jakarta World Cinema sebagai bagian dari program Master Class, di mana saya akan berbagi pengetahuan saya tentang pembuatan film dan sinema bersama kalian," lanjutnya.

Dalam video tersebut, Panduru juga berharap dapat bertemu dengan para penonton Jakarta World Cinema dalam pemutaran langsung yang digelar mulai akhir bulan ini.

"Jangan lupa catat tanggalnya, 31 Oktober hingga 7 November. Saya berharap dapat bertemu dengan kalian di Jakarta," ujarnya.

Namun, hingga kini JWC belum mengumumkan detail terkait biaya dan benefit yang diperoleh peserta program Master Class.

Jadwal Master Class Tudor Vladimir Panduru yang merupakan sinematografer film Fjord di Jakarta World Cinema 2026.Rencana Master Class bersama Tudor Vladimir Panduru yang merupakan sinematografer film Fjord di Jakarta World Cinema 2026. Foto: (Jakarta Week Cinema)

Director of Public Affairs JWC, Razka Robby Ertanto, mengimbau calon sineas yang ingin mengikuti sesi Tudor Panduru untuk memantau informasi lebih lanjut melalui media sosial resmi JWC.

"Senang sekali untuk di tahun kelima ini kami bisa mengadakan Master Class secara offline. Jadi kami menghadirkannya pada 1 November, yaitu masterclass dibawakan oleh Tudor Panduru, sinematografer yang karyanya sangat sedang dibicarakan," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Jakarta World Cinema (JWC) kembali digelar secara hybrid di CGV Indonesia dan KlikFilm. Pemutaran langsung di bioskop akan digelar pada 31 Oktober-7 November 2026, sementara pemutaran daring pada 31 Oktober-21 November 2026.

JWC 2026 akan menayangkan 207 film dari 69 negara. Ratusan film tersebut akan diputar secara langsung dan daring selama gelaran festival.

JWC 2026 juga telah mengumumkan deretan film yang akan menjadi pembuka dan penutup festival. Fjord karya Cristian Mungiu yang berhasil meraih Palme d'Or di Festival Film Cannes, akan diputar sebagai pembuka festival film tersebut.

Sementara itu, Inherit karya sineas Thailand Banjong Pisanthanakun akan menutup rangkaian festival tersebut dalam penayangan perdana di Indonesia

Jakarta World Cinema tahun ini turut menghadirkan sejumlah program untuk menayangkan lineup tahun ini.

Program Icon berisi film terbaru dari sutradara kawakan dunia, seperti All of a Sudden karya Ryusuke Hamaguchi, Minotaur garapan Andrey Zvyagintsev, Parallel Tales karya Asghar Farhadi, dan The Samurai and The Prisoner garapan Kiyoshi Kurosawa.

Program lainnya, Discovery, menampilkan karya dari para sineas generasi baru, di antaranya Ben'Imana karya Marie-Clémentine Dusabejambo, A Man of His Time garapan Emmanuel Marre, dan I'll Be Gone in June karya Katharina Rivilis.

JWC 2026 juga menghadirkan program World Cinema, Spotlight Asia, hingga JWC Matinee.

Selain itu, terdapat program Luminary Lens, Real To Reel, KlikFilm Class, KlikFilm Special Presentation, hingga KlikFilm Short Movie Competition.

(van/chri)