Alasan Spring of the Blade Drama China Menarik Ditonton

CNN Indonesia
Minggu, 20 Sep 2026 10:11 WIB
Drama China Spring of the Blade (2026)
Berikut beberapa alasan Spring of the Blade menjadi drama China terbaru dibintangi Zhou Ye dan Xu Kai menarik ditonton. (via iQIYI)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Spring of the Blade menjadi drama China terbaru dibintangi Zhou Ye. Dalam drama costume itu, Zhou Ye beradu akting dengan Xu Kai.

Mengusung genre misteri berlatar era Dinasti Song, Spring of the Blade fokus menceritakan alur pengusutan kasus korupsi dan misteri keluarga yang dibalut jalinan asmara penuh taktik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah berfokus pada dinamika hubungan Shen Run (Xu Kai) dan Xie Qingyuan (Zhou Ye) yang sama-sama menyembunyikan identitas asli mereka demi menuntaskan misi pribadi.

Berawal dari niat saling memanfaatkan demi membongkar konspirasi masa lalu, hubungan keduanya perlahan bergeser menjadi ikatan saling percaya di tengah intrik politik yang berbahaya.

Berikut alasan Spring of the Blade jadi drama China menarik.

[Gambas:Video CNN]

Identitas ganda

Karakter Shen Run menyamar sebagai pejabat istana demi membersihkan nama baik ayahnya, sementara Xie Qingyuan memakai identitas Chen Yunya untuk menyusup ke Kediaman Xie demi mengusut kematian ibunya.

Dinamika "kucing dan tikus" di antara dua figur berotak cerdas ini menyajikan tensi cerita yang intens sejak episode awal.

Dinamika hubungan setara

Berbeda dari formula banyak romansa klasik yang kerap menempatkan tokoh perempuan sebagai pihak yang perlu diselamatkan, Spring of the Blade menonjolkan prinsip kesetaraan.

Xie Qingyuan dan Shen Run digambarkan sama-sama tangguh, saling melengkapi kekuatan, serta berjuang berdampingan menghadapi ancaman dari berbagai penjuru.

Drama China Spring of the Blade (2026)Xu Kai dalam drama China Spring of the Blade (2026) Foto: (via iQIYI)
Drama China Spring of the Blade (2026)Zhou Ye dalam drama China Spring of the Blade (2026) Foto: (via iQIYI)

Visual Dinasti Song

Spring of the Blade mengemas estetika wilayah Jiangnan pada era Dinasti Song secara mendetail, mulai dari tata busana yang anggun hingga penataan latar yang autentik.

Bumbu romansa yang hadir di sela-sela adegan aksi-seperti momen penyamaran, pertarungan bersama, hingga lamaran di atas kuda-dikemas apik tanpa mengaburkan fokus utama misteri yang sedang diusut.

Drama ini merupakan hasil arahan sutradara Pan Anzi yang sebelumnya menggarap Under the Microscope (2023) atas naskah garapan Li Qiang (Hero of the Year), hasil adaptasi novel Yi Ou Chun karya You Sijie.

Spring of the Blade memiliki 30 episode tayang setiap hari di iQIYI mulai 17 September.

[Gambas:Youtube]

(chri)