Mengenal NAZA, Dokumenter Soal Gaza Pemecah Rekor di Venice 2026

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 14:15 WIB
Film NAZA (2026)
Film dokumenter NAZA menjadi fenomena di Venice Film Festival 2026. : (The Guardian/JW Films)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film NAZA menjadi fenomena di Venice Film Festival 2026. Film dokumenter yang tayang perdana di festival tersebut pada 10 September 2026 itu bahkan mendapatkan standing ovation hingga 24,5 menit.

Capaian fantastis ini melampaui rekor festival sebelumnya yang dipegang film The Voice of Hind Rajab dengan durasi tepuk tangan 22 menit pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila dibandingkan dalam rangkaian tahun ini, ovation itu jauh lebih lama daripada catatan yang sebelumnya dipegang Bunker. Film dibintangi Penelope Cruz dan Javier Bardem itu mendapatkan sambutan meriah 16 menit 30 detik.

Film NAZA tentang apa?

NAZA merupakan film dokumenter garapan sineas jurnalis investigatif asal Israel, Yuval Abraham dan Rachel Szor, yang digarap oleh media Inggris The Guardian dan JW Films.

NAZA menyoroti genosida yang sedang berlangsung di Gaza akibat tindakan pasukan Israel sejak Oktober 2023. NAZA merupakan akronim militer yang berasal dari frasa bahasa Ibrani "nezek agavi".

Istilah NAZA digunakan oleh Israeli Defense Force (IDF) dalam menunjukkan perkiraan jumlah warga sipil yang bakal tewas dalam serangan udara sebagai dampak kolateral.

Film ini direkam di Tel Aviv saat Perang Gaza masih berlangsung, dan mengungkap peran pemerintah Israel dalam pembunuhan massal warga sipil Palestina selama konflik tersebut

Dokumenter ini digarap secara rahasia dari atap-atap bangunan di Tel Aviv ini membongkar sistem di balik serangan militer Israel di Jalur Gaza. NAZA menghadirkan wawancara revelatif bersama 24 perwira dan prajurit intelijen militer Israel.

Film ini juga menggunakan data jumlah korban yang didasarkan pada laporan dari media aktivis Israel, +972 Magazine dan Local Call, serta laporan The Guardian yang diterbitkan antara 2023 dan 2025.

Nilai sempurna dari kritikus

Per 11 September 2026, di situs agregator Rotten Tomatoes, film ini memiliki tingkat ulasan Tomatometer sempurna atau 100 persen dari 14 ulasan, dengan nilai rata-rata 9/10.

Sementara itu di laman Metacritic, film ini meraih skor rata-rata tertimbang 96 dari 100 berdasarkan ulasan 13 kritikus, yang menunjukkan predikat universal acclaim.

Nilai tersebut pun tercermin dari sambutan di Venice Film Festival 2026 lewat standing ovation pemecah rekor.

Momen haru itu dipimpin langsung produser eksekutif film sekaligus sutradara pemenang Oscar, Jonathan Glazer, yang memeluk erat duo sutradara di tengah kepungan penonton yang emosional sembari membentangkan bendera Palestina.

Yuval Abraham yang sebelumnya meraih piala Oscar 2025 lewat dokumenter No Other Land mengaku terdorong memanfaatkan posisinya sebagai warga Israel untuk membedah institusi militernya sendiri.

Ia menegaskan langkah tersebut diambil guna menguliti sistem yang oleh berbagai lembaga hak asasi manusia internasional dinilai sebagai aksi genosida terhadap warga Palestina.

(end/bac)
placeholder