Debut The Early Spring Sukses Kuasai Top 3 Netflix Global

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 23:00 WIB
Jing Boran dan Sun Qian dalam drama China The Early Spring (2026).
Debut The Early Spring berhasil menguasai chart mingguan terbaru Netflix. (Youku)
Jakarta, CNN Indonesia --

Debut The Early Spring berhasil menguasai chart mingguan terbaru Netflix. Drama China terbaru Jing Boran dan Sun Qian ini langsung melesat ke peringkat dua Top 10 Global Non-English TV Netflix.

Berdasarkan data penayangan periode 24 hingga 30 Agustus, The Early Spring langsung mengantongi 2,4 juta penayangan dengan akumulasi durasi tonton mencapai 21,5 juta jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raihan tersebut membawa The Early Spring ke jajaran Top 10 di 22 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, hingga Brasil, serta sukses memuncaki tangga tayangan televisi Netflix di Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Vietnam.

Hal itu juga membuat beberapa drama Korea yang sebelumnya berkuasa harus turun peringkat, seperti Spooky in Love yang kini di peringkat tiga, Our Sticky Love pada posisi keempat, dan debut Mousetrap melengkapi lima besar.

Sementara itu, posisi puncak ditempati Blood Sacrifice yang mengumpulkan 9,1 juta penayangan dan 37,9 juta jam pada pekan keduanya.

[Gambas:Video CNN]

Disutradarai Chiang Chi-cheng dan ditulis Gao Xiao-xian, The Early Spring mengisahkan hubungan asmara rahasia di lingkungan kantor antara direktur kreatif perfeksionis Luke Luan (Jing Bo-ran) dengan pekerja pemula penuh semangat Flora Shang (Sun Qian).

Sutradara Chiang menyebut dirinya sengaja mengemas dinamika hubungan dalam drama ini dari sudut pandang yang lebih dewasa dan realistis ketimbang pola drama idola konvensional.

Penulis sekaligus produser Gao Xiao-xian memuji kedisiplinan Jing Bo-ran yang rutin berdiskusi mendalam soal perkembangan emosi karakter sebelum syuting dimulai, di samping menjaga kebugaran fisik setiap hari.

Di sisi lain, Sun Qian mengaku sempat merasa canggung saat harus melakoni adegan intim karena belum banyak pengalaman di ranah tersebut, hingga akhirnya dibantu intimacy coordinator selama proses pengambilan gambar.

Aktris yang merasa memiliki ikatan emosional kuat dengan sosok Flora lantaran sama-sama merintis karier selama sepuluh tahun dari Harbin ke Beijing ini mengenang adegan body charades sebagai momen paling berkesan yang membuat pikirannya sempat kosong saat syuting.

Keharmonisan dan kontras yang dihadirkan kedua pemeran utama tersebut dinilai tim produksi sukses menyampaikan kedalaman cerita secara alami kepada penonton.

Saat ini, 13 episode awal The Early Spring sudah dapat disaksikan secara global di Netflix.

(chri)