Paul Thomas Anderson Siapkan Film Baru usai One Battle After Another

CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB
INDIO, CALIFORNIA - APRIL 11: (FOR EDITORIAL USE ONLY) (NOT TO BE LICENSED FOR ANY STANDALONE OR SPECIAL INTEREST BOOK PUBLISHING USE CONCERNING THE COACHELLA MUSIC FESTIVAL AND/OR STAGECOACH MUSIC FESTIVAL) Cameron Winter of GEESE performs at the Go
Paul Thomas Anderson kembali dengan proyek film terbaru setelah sukses dengan One Battle After Another. (Getty Images via AFP/Emma Mcintyre)
Jakarta, CNN Indonesia --

Paul Thomas Anderson kembali dengan proyek film terbaru setelah sukses dengan One Battle After Another. Sineas peraih Piala Oscar tersebut menggarap film konser bertajuk Cameron Winter at Carnegie Hall.

Film itu mendokumentasikan penampilan solo Cameron Winter, vokalis band Geese, di Carnegie Hall, New York City, pada Desember 2025. Penayangan perdana film ini akan digelar 1 Oktober di New York Film Festival (NYFF), Alice Tully Hall.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anderson merekam penampilan Winter menggunakan format film 35mm dan 16mm. Ia bahkan di lokasi saat konser berlangsung dan terlihat merekam penampilan tersebut bersama aktor sekaligus sineas Benny Safdie, yang juga bertindak sebagai produser.

Cameron Winter at Carnegie Hall juga menjadi film terbaru yang ditambahkan ke jajaran program festival dalam New York Film Festival (NYFF).

"Seorang talenta generasi ini menampilkan pertunjukan memukau di hadapan penonton yang terpukau di sebuah venue ikonis, sementara seorang sineas dengan kepekaan langka dan naluri kuat terhadap musik menangkapnya dengan sensitivitas tinggi," kata Direktur Artistik NYFF Dennis Lim seperti diberitakan Variety pada Senin (31/8).

"Dokumentasi Paul Thomas Anderson mengenai kesuksesan Cameron Winter di Carnegie Hall ini, sederhananya, adalah film konser yang akan dikenang sepanjang masa," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]

Konser itu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan solo Winter. Musisi berusia 23 tahun tersebut tampil seorang diri dengan piano Steinway di Carnegie Hall setelah menjalani tur bersama Geese.

Konser Cameron Winter di Carnegie Hall menjadi penutup rangkaian tur panjangnya bersama Geese di Amerika Utara.

Dalam penampilan solonya tersebut, Winter membawakan sejumlah lagu dari album solo perdananya, Heavy Metal, yang dirilis pada 2024, dengan aransemen yang didominasi permainan piano.

Saat itu, tiket pertunjukan tersebut terjual habis. Rekaman penampilan ini juga akan dirilis dalam bentuk album live bertajuk Live At Carnegie Hall pada 9 Oktober 2026.

Sementara itu, Cameron Winter at Carnegie Hall akan menampilkan penampilan solo Winter secara utuh dalam format film konser. Musiknya direkam dan diproduseri Ariel Rechtshaid, produser musik peraih Grammy yang pernah menggarap album Vampire Weekend dan Adele.

Selain Paul Thomas Anderson dan Benny Safdie, Cameron Winter at Carnegie Hall juga melibatkan Sara Murphy, Erica Frauman, dan Maggie Ambrose sebagai produser.

Ketertarikan Anderson sendiri terhadap musik sebenarnya bukan hal baru.

Ia sebelumnya menggarap dokumenter Junun yang mengikuti proses pembuatan musik Jonny Greenwood, serta film musik Anima yang dibintangi Thom Yorke. Ia juga pernah menyutradarai video musik sejumlah musisi, termasuk Fiona Apple, Radiohead, dan Haim.

Setelah merilis proyek kolaborasi bersama Paul Thomas Anderson, Winter bersama Geese dijadwalkan kembali tampil dalam festival besar, termasuk Reading dan Leeds Festival. Mereka juga akan menggelar konser utama di Troxy, London.

Band tersebut semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah merilis album Getting Killed yang masuk dalam sejumlah daftar album terbaik 2025.

Eksplorasi musik Geese yang eksperimental juga membuat mereka kerap mendapat sorotan dari berbagai media musik internasional.

(van/chri)