Jessica Mila Bantah soal 'Orang Dalam' di Unggahan Pulau Padar

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 17:15 WIB
Artis Jessica Mila saat berkunjung ke redaksi CNN Indonesia.com, Jakarta, 3 Desember 2019
Jessica Mila memberikan klarifikasi terkait unggahan hoaks yang viral di media sosial. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jessica Mila kembali buka suara mengenai berlayar ke Pulau Padar saat rute berlayar sedang ditutup akibat cuaca buruk. Kini, ia memberikan klarifikasi terkait unggahan hoaks yang viral di media sosial.

Ia menandai beberapa unggahan Instagram Story yang beredar dan memuat tulisan soal akses ke Pulau Padar dan Pink Beach merupakan unggahan yang diedit pihak lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polemik tersebut muncul setelah beredar Instagram Story Jessica Mila yang menampilkan pemandangan Pulau Padar dengan tulisan, "Sapa yg punya orang dalam itu yg bisa masuk Padar dan Pink Beach."

Jessica menjelaskan tulisan tersebut bukan bagian dari unggahan aslinya, melainkan ditambahkan pihak lain.

Unggahan yang telah diedit itu, kata Jessica Mila, kemudian beredar luas dan membuat sejumlah pihak mengira dirinya lah orang yang menuliskan pernyataan tersebut.

Pada Selasa (11/8), Jessica mengunggah ulang Instagram Story dari salah satu pengikutnya yang memperlihatkan perbandingan antara unggahan asli miliknya dan versi yang telah diedit.

"Semoga ini bisa bantu meluruskan ya," tulis Jessica Mila.

[Gambas:Video CNN]

Istri dari Yakup Hasibuan itu juga mengunggah ulang video yang memperlihatkan suasana saat dirinya dan keluarga mengunjungi Pulau Padar.

Dalam video yang ia repost, terlihat sejumlah wisatawan lain yang juga berada di kawasan tersebut.

"Seperti yang dilihat @jscmila dan kelompoknya bukan satu-satunya orang yang menaiki Pulau Padar hari itu seperti yang di komen "Pulau Padar sepi", "sengaja mengosongkan Pulau Padar", "sewa Pulau Padar", ini adalah video yang saya ambil saat kami di sana. Semoga video ini bisa sedikit menjelaskan keadaan saat itu," bunyi takarir yang diunggah ulang Jessica Mila.

CNNIndonesia.com telah meminta izin Jessica Mila untuk mengutip pernyataan tersebut.

Pernyataan terbaru itu hadir setelah Jessica Mila mengklarifikasi kabar soal rombongannya tetap bisa berlayar meski rute pelayaran menuju Pulau Padar dan Komodo sedang ditutup akibat cuaca buruk.

Bintang sinetron ini menegaskan ia dan keluarganya sama sekali tidak tahu-menahu mengenai adanya larangan resmi berlayar dari otoritas setempat.

Menurutnya, pihak nakhoda tidak pernah menginformasikan adanya Surat Edaran penutupan rute pada periode 7 hingga 10 Agustus 2026.

"Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke captain kapal," tulis Mila melalui pernyataan di akun Instagram miliknya, Senin (10/8).

"Karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan, dan keselamatan kami adalah tanggung jawab captain kapal," ia menegaskan.

"Seandainya kami tahu bahwa ada larangan berlayar karena ada cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil risiko yang bisa membahayakan keluarga kami," lanjutnya.

Sedangkan kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sebelumnya mengeluarkan Maklumat Pelayaran terkait penutupan sementara pelayaran ke Pulau Padar dan Komodo sejak 7 hingga 10 Agustus.

Kebijakan tersebut merujuk pada prakiraan BMKG soal ancaman angin kencang hingga 26 knot serta tinggi gelombang yang berpotensi mencapai 2,6 meter.

Terkait keberangkatan kapal yang membawa rombongan Jessica Mila di tengah masa penutupan, Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stefanus Risdiyanto memastikan bakal menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak nakhoda tanpa memandang latar belakang penumpang.

"Larangan berlayar telah kami tetapkan demi keselamatan nyawa. Siapa pun yang melanggar, baik kapal wisata biasa maupun kapal yang membawa tokoh publik atau selebritas, tidak ada kecuali," kata Stefanus kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/8).

"Pelanggaran ini serius dan kami akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku," Stefanus menegaskan.

(van/chri)