Review Film: Dear You (2026)

Endro Priherdityo | CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 20:00 WIB
Film China Dear You (2026)
Review film: Dear You (2026) ditulis Lan Hongchun, Zheng Xuanxuan, Yang Leng, Zhu Liyun, dengan sangat baik dan terbilang kompleks untuk film sekelas drama. (Shenzhen King Ant Pictures/Damai Entertainment/Rongde Holdings/Shenzhen Lichun Pictures)
img-title Endro Priherdityo
5
Dear You, tontonlah film ini selagi ada di bioskop dan bersiaplah sesenggukan.
Jakarta, CNN Indonesia --

Lan Hongchun tidak main-main dalam menggarap Dear You (2026). Rasa kebanggaannya akan budaya Chaoshan dan pendalamannya soal sejarah serta arti penting dari Teochew letters terpancar dari layar, memenuhi ruangan studio, dan membanjiri penonton dengan segudang emosi.

Lan Hongchun mungkin baru menggarap tiga film sejak pertama kali debut merilis film panjang pada 2018, tapi cerita yang ia tulis terbukti beresonansi sangat kuat pada penonton, termasuk yang terjadi pada Dear You (2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear You (2026) ditulis Lan Hongchun, Zheng Xuanxuan, Yang Leng, Zhu Liyun, dengan sangat baik dan terbilang kompleks untuk film sekelas drama. Meski begitu, Lan mampu mengartikulasikan ceritanya dengan jelas rasa dan makna akan rindu yang tak terbendung, penantian penuh harap, hingga arti dari kata kesetiaan.

Dari segi penulisan, Dear You (2026) terbilang racikan yang rumit. Film ini bukan hanya berada dalam satu dimensi ruang sebuah genre, yakni drama keluarga, tetapi juga menembus ruang sejarah, komedi, dengan pendekatan narasi lintas waktu dan sedikit sentuhan dokumenter.

Belum lagi film ini menggunakan tiga bahasa, yakni Teochew, Mandarin, dan Thai, serta peluang perbedaan bahasa dengan penonton. Secara teori, Dear You (2026) akan sangat sulit menggaet penonton.

Namun Bong Joon-ho pada 2020 pernah bilang, batasan sesungguhnya antara film asing dengan penonton hanyalah subtitel selebar satu inci yang ada di bagian bawah layar. Jelas apa yang ditulis dan diarahkan oleh Lan Hongchun di sini jauh lebih tinggi dibandingkan batas satu inci tersebut.

Kelincahan Lan Hongchun dalam membawa penonton dalam alur maju, mundur, berhenti sesaat dalam relung drama nan emosional, kemudian bergerak cepat atau rehat tertawa sejenak, dan kemudian mengulang ritme kembali tanpa membuat penonton merasa tersesat apalagi jengah, jelas bukan bakat sembarangan.

Film China Dear You (2026)Review Film China Dear You (2026): Dear You (2026) ditulis Lan Hongchun, Zheng Xuanxuan, Yang Leng, Zhu Liyun, dengan sangat baik dan terbilang kompleks untuk film sekelas drama. (Shenzhen King Ant Pictures/Damai Entertainment/Rongde Holdings/Shenzhen Lichun Pictures)

Bahkan rasanya kata-kata juga sulit untuk menjabarkan dengan pasti sensasi yang dibuat Lan Hongchun dalam Dear You (2026), sama seperti tidak ada kata yang bisa menggambarkan kerinduan.

Terlepas dari bagaimana Lan Hongchun beraksi dalam film ini, Dear You (2026) tetap memberikan konteks sejarah dan cerita kemanusiaan yang sangat mendalam. Film ini tak perlu menjadi film ala festival yang serius, atau film perang hanya untuk melihat bagaimana titik nadir perjuangan manusia.

Kisah jutaan imigran asal Tiongkok yang merantau ke berbagai daerah, meninggalkan kampung dan keluarga mereka, hanya demi harapan atas kehidupan yang lebih baik, mungkin jauh lebih beresonansi dengan masyarakat di tengah dunia yang berantakan saat ini.

Li Sitong sebagai Zia Lamgi muda, Wang Yantong sebagai Den Bhagseng, dan Wang Xiaohui sebagai Iap Sogriou muda adalah tiga serangkai yang mampu menguras air mata penonton Dear You (2026). Ketiganya memerankan karakter yang masing-masing mewakili pesan dari Lan Hongchun dalam film ini: dedikasi, perjuangan, kesetiaan.

Sementara itu, Wu Shaoqing sebagai Sogriou lansia dan Usha Seamkhum sebagai Lamgi lansia dengan sempurna sama-sama membawakan pesan lain dari Lan Hongchun: kerinduan dan harapan. Kerinduan terhadap pasangan, kerinduan terhadap sahabat, harapan bisa kembali bersama, dan harapan matahari kembali bersinar selepas kelabu membayang.

Di sinilah terlihat kecerdasan Lan Hongchun lainnya. Ia mampu memberikan porsi yang pas pada ketiga karakter penting yang dimainkan lima pelakon tersebut. Tak ada satu pun yang terlihat mendominasi, kecuali hanya perkara screen time.

Pujian juga patut diberikan untuk para pemain pendukung di film ini yang memberikan warna tersendiri, seperti Zheng Runqi, Fang Peisong, dan Chen Qinqin.

Film China Dear You (2026)Review Film China Dear You (2026): film ini mengajarkan jauh lebih banyak dari apa yang ditulis Lan Hongchun. (Shenzhen King Ant Pictures/Damai Entertainment/Rongde Holdings/Shenzhen Lichun Pictures)

Bukan hanya para aktor, dalang kamera Hai Tao dan Zhou Zemin serta tim visual lainnya tampak sepakat bahwa negara dunia ketiga atau pun latar masa lalu tidak melulu harus diberikan warna kuning seperti yang dilakukan oleh Hollywood. Penonton tetap bisa berpindah-pindah latar cerita selama naskah bagus dan pengarahannya jago.

Trio komposer, Wu Zehua, Li Yihan, dan Yang Leng, juga paham betul musik apa yang tepat di setiap momen Dear You (2026). Bahkan hanya dengan mendengar lagu yang mereka bawakan, walau tidak mengerti liriknya, emosi penonton bisa terbawa hanyut.

Karangan bunga juga patut diberikan untuk tim desainer produksi dan tim kostum atas kerja keras mereka mewujudkan lingkungan dan masyarakat China dan Thailand nyaris seabad lalu.

Sebenarnya ada begitu banyak yang bisa dibahas dari Dear You (2026). Namun yang pasti adalah, film ini mengajarkan jauh lebih banyak dari apa yang ditulis Lan Hongchun. Film ini bukan hanya menampilkan karya yang sinematik tanpa terlihat elitis, tapi mampu menyentuh aspek kemanusiaan dan nilai hidup yang terpatri dalam genetika setiap orang Asia.

Sebagai penutup, siapkan tisu yang cukup bagi yang ingin menyaksikan Dear You (2026). Tontonlah selagi ada, dan hubungi orang tua atau orang tercinta selagi masih bisa.

[Gambas:Youtube]

(end)


[Gambas:Video CNN]