Spielberg Lepas Kepergian Sam Neill: Selamanya Keluarga Jurassic
Sutradara Steven Spielberg menyampaikan penghormatan emosional bagi Sam Neill yang meninggal dunia pada Senin (13/7) saat berusia 78 tahun.
Spielberg mengaku sangat berduka atas kepergian pemeran Dr. Alan Grant tersebut, sekaligus mengenang kehangatan hubungan mereka yang disebut telah bertransformasi menjadi ikatan keluarga yang abadi.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spielberg memuji Neill sebagai sosok rekan kerja yang sangat suportif dan luar biasa selama berada di lokasi syuting.
Ia menganggap tuntutan peran Dr. Alan Grant merupakan tantangan besar yang berhasil dieksekusi dengan brilian oleh Neill lantaran sifat fiktif tersebut sangat bertolak belakang dengan kepribadian aslinya.
"Sam adalah sosok yang sangat kolaboratif," kata Spielberg dalam pernyataan resmi seperti yang dipublikasikan Variety.
"Merupakan tantangan tersendiri baginya memerankan karakter yang bertingkah seolah-olah anak-anak itu berantakan dan bau, karena hal itu sangat berlawanan dengan sosok ayah penyayang seperti dirinya di dunia nyata terhadap anak-anaknya."
Ia juga menegaskan betapa berartinya kebersamaan mereka selama menggarap waralaba Jurassic Park.
"Saya sangat senang bisa menggarap seluruh film Jurassic bersamanya. Bersama Laura Dern dan Jeff Goldblum, akan selamanya memiliki keluarga Jurassic," kata Spielberg.
"Sam tidak akan pernah dilupakan oleh kami maupun jutaan penggemarnya di seluruh dunia," ia menegaskan.
Dalam pernyataan itu, Spielberg juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran sutradara senior, seperti Roger Donaldson, Gilliam Armstrong, Graham Baker, dan Phillip Noyce.
Ia menilai berkat kejelian para sineas tersebut dalam mengarahkan Neill di beberapa proyek awal hingga berhasil memikat perhatiannya hingga bulat menjadikan sang aktor menghidupkan karakter sentral di Jurassic Park.
Neill sebelum dikenal sebagai Dr. Alan Grant pernah membintangi sejumlah film, seperti Sleeping Dogs (1977), My Brilliant Career (1979), The Final Conflict (1981), dan Dead Calm (1989),
Kabar kepergian aktor asal Selandia Baru ini memang terasa mengejutkan publik. Pihak keluarga menyatakan Sam Neill pergi secara mendadak, namun mereka mengaku bersyukur karena ia mengembuskan napas terakhir dalam kondisi bersih dari kanker darah stadium tiga yang sempat diidap sejak 2022 lalu.
Lihat Juga : |
Ungkapan duka cita mendalam juga mengalir dari Colin Trevorrow, sutradara yang mengarahkan Neill dalam Jurassic World Dominion (2022).
Lewat unggahan di media sosial, Trevorrow mengenang mendiang sebagai pria yang berjiwa tenang, penuh kekuatan, serta sosok sahabat yang menenangkan di masa-masa sulit.
"Sam Neill adalah pria yang sangat berjiwa dan rupawan. Dia adalah seorang sahabat dan kolaborator di masa yang penuh tantangan, dan kekuatannya memberi kami semua kekuatan," tulisnya.
"Saya akan mengenangnya karena ketenangannya, kecintaannya pada anggur, dan kepastian tenang yang ia bawa ke dalam karakter-karakternya. Tidak setiap saat dalam hidup Anda bisa berteman dengan seorang legenda. Selamanya bersyukur."
(chri) Add
as a preferred source on Google

