5 Hal yang Mesti Diketahui Sebelum Tonton Moana Live-Action
Moana live-action merupakan adaptasi dari film animasi Moana (2016). Versi live-action akan menampilkan petualangan Moana melintasi samudra sungguhan bersama Maui.
Film adaptasi tersebut mengangkat kembali kisah Moana, putri dari Pulau Motunui, yang berlayar melintasi samudra untuk menyelamatkan pulau dan rakyatnya yang akan diperankan oleh aktor sungguhan.
Meski mengadaptasi cerita yang sama dengan film animasi Moana, versi terbaru ini menawarkan sejumlah daya tarik mulai dari deretan pemain baru hingga visual lautan yang megah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 5 hal menarik dari Moana live-action yang perlu diketahui sebelum menonton.
1. Adaptasi film animasi Moana (2016)
Moana live-action mengadaptasi kisah klasik Moana dalam format live-action yang diperankan oleh aktor hingga latar sungguhan.
Ceritanya tetap mengikuti perjalanan Moana melintasi lautan bersama Maui untuk menyelamatkan Pulau Motunui dan mengembalikan jantung Te Fiti.
Kesamaan alur cerita menjadi hal menarik untuk ditonton karena menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dengan versi animasi. Penonton diajak menyaksikan petualangan Moana dengan visual nyata dan magis.
2. Moana diperankan wajah baru
Karakter Moana diperankan Catherine Laga'aia. Ia adalah aktris pendatang baru asal Australia menggantikan Auli'i Cravalho yang sebelumnya mengisi suara Moana dalam Moana (2016) dan Moana 2 (2024).
Catherine Laga'aia merupakan keturunan Samoa, sehingga latar budayanya dekat dengan budaya Pasifik yang diangkat dalam kisah Moana. Pulau hingga masyarakat Pulau Motunui terinspirasi dari budaya dan tradisi masyarakat Polinesia.
Secara visual, banyak penggemar menilai Laga'aia memiliki kemiripan visual dengan Moana versi animasi. Laga'aia memiliki fitur wajah, bentuk rambut, hingga warna kulit yang dekat dengan Moana versi animasi.
3. Dwayne Johnson kembali sebagai Maui
Berbeda dengan Moana, Dwayne Johnson kembali memerankan Maui setelah sebelumnya mengisi suaranya di film animasi. Ia juga terlibat sebagai salah satu produser utama Moana live-action.
Dalam versi terbaru, Johnson harus mengenakan bodysuit prostetik dengan berat sekitar 18 kilogram, wig, hingga riasan khusus selama berjam-jam setiap hari demi menyerupai karakter demigod bertubuh besar dengan rambut panjang dan lebat.
4. Visual dan budaya Polinesia dibuat lebih nyata
Lewat format live-action, penonton akan melihat lanskap kepulauan, kostum, hingga budaya Polinesia dengan pendekatan yang lebih realistis, sambil tetap mempertahankan nuansa film animasinya.
Penonton diajak melihat budaya Polinesia secara lebih autentik. Pendekatan ini juga sejalan dengan visi Dwayne Johnson yang ingin menghadirkan penghormatan terhadap warisan budaya Polinesia melalui adaptasi live-action.
5. Lagu-lagu ikonis Moana kembali
Lagu-lagu ikonis dari versi animasi, seperti Where You Are, How Far I'll Go dan You're Welcome dipastikan kembali ditampilkan dalam versi live-action dengan aransemen yang disesuaikan.
Penonton bakal kembali melihat saat Moana bersama masyarakat Pulau Motunui menyanyikan lagu Where You Are dengan lanskap pulau yang memukau. Duet Moana dan Maui juga ditampilkan lebih hidup saat menyanyikan You're Welcome di pinggir pantai.
Film ini mendapuk Thomas Kail sebagai sutradara. Moana live-action merupakan debut Kail dalam menyutradarai film layar lebar berformat live-action. Film ini diproduksi bekerja sama dengan Dwayne Johnson. Sementara, Jared Bush dan Dana Ledoux Miller berperan sebagai penulis skenario.
Moana live-action tayang di bioskop Indonesia pada 8 Juli 2026.
(van/chri) Add
as a preferred source on Google

