Supergirl Flop, Warner Bros. Bisa Rugi hingga Rp2,1 Triliun

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 06:30 WIB
Milly Alcock sebagai Kara Zor-El dalam film Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) (DC Studios)
Supergirl gagal mencapai target box office yang diharapkan oleh Warner Bros. (DC Studios)
Jakarta, CNN Indonesia --

Supergirl gagal mencapai target box office yang diharapkan oleh Warner Bros.. Bahkan, film yang mengangkat kisah sepupu Superman, Kara Zor-El, itu bisa rugi hingga trilunan rupiah.

Film yang ditulis oleh Ana Nogueira dan digarap Craig Gillespie tersebut gagal tinggal landas dengan tinggi setelah meraih US$37,1 juta di Amerika Utara, US$25,5 juta di pasar internasional, dan US$62,6 juta secara global di akhir pekan pertamanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Variety pada Senin (29/6) menyebut pendapatan tersebut menjadi kemunduran besar bagi DC Universe yang baru saja reboot dan dipimpin oleh James Gunn, apalagi mengingat film ini dibuat dengan biaya besar menyentuh US$170 juta.

Dengan bujet produksi tersebut, studio juga harus mengeluarkan biaya promosi mencapai US$120 juta untuk memasarkan film ini.

Namun pembukaan yang loyo untuk Supergirl ini menjadi mengkhawatirkan mengingat liburan musim panas sudah tiba dan sederet film-film besar akan menyerbu bioskop dan membuat Supergirl diturunkan dari layar.

Beberapa film tersebut adalah Minions & Monsters dari Universal yang rilis 30 Juni, kemudian live-action Moana dari Disney pada 10 Juli, The Odydssey dari Christopher Nolan pada 17 Juli, dan Spider-Man: Brand New Day pada 31 Juli.

"Ini selalu menjadi rintangan yang sulit bagi DC dan Warner Bros. karena Supergirl bukanlah karakter yang pernah menciptakan film blockbuster tingkat peristiwa," kata analis Jeff Bock dari Exhibitor Relations.

"Persepsi penonton terhadap Supergirl tidak bagus. Ini hanyalah kasus di mana film tersebut tidak cukup bagus untuk menjadi sebuah peristiwa besar."

Variety menyebut film sekelas Supergirl perlu mengumpulkan setidaknya US$375 juta untuk mencapai titik impas mengingat bioskop akan mengambil setidaknya separuh pendapatan box office. Namun seorang sumber dari proyek film ini memperkirakan angka titik impas film tersebut mendekati US$300 juta.

Milly Alcock sebagai Kara Zor-El dalam film Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) (DC Studios)Milly Alcock sebagai Kara Zor-El dalam film Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) (DC Studios) Foto: (DC Studios)

Supergirl juga diproyeksikan akan memperoleh pendapatan mentok sebesar US$100 juta dari pasar domestik dan US$200-210 juta secara global.

Bila Supergirl berhasil bertahan dari gempuran film-film musim panas dan menyentuh proyeksi tersebut, film ini tetap mengalami kerugian US$100-120 juta atau setara dengan Rp1,7-2,1 triliun (US$1=Rp17.901).

Sebuah sumber yang familiar dengan keuangan Supergirl percaya kerugian akan mendekati US$80-85 juta, dengan asumsi penjualan tiket di seluruh dunia mencapai setidaknya US$200 juta.

Warner Bros. bakal menghadapi kerugian yang lebih besar jika Supergirl gagal mencapai US$200 juta pada saat film tersebut meninggalkan layar lebar.

Supergirl jadi kegagalan besar kedua Warner Bros. tahun ini setelah The Bride! yang hanya menghasilkan US$23 juta di seluruh dunia dengan anggaran US$90 juta.

Studio ini sempat untung kecil dengan Wuthering Heights pada Februari 2026, dan Lee Cronin's The Mummy pada April 2026. Namun sejauh ini Warner Bros. lagi apes dan belum bisa menyamakan kesuksesan 2025 saat Sinners, A Minecraft Movie, dan Weapons menduduki puncak tangga box office.

David Corenswet sebagai Superman dalam film Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) (DC Studios)David Corenswet sebagai Superman dalam film Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) (DC Studios) Foto: (DC Studios)

Supergirl berlatar ketika Kara Zor-El berulang tahun yang ke-23, musuh menyerang dan menembak racun Krypto. Setelah serangan yang menghancurkan, Kara mengejar pembunuh antargalaksi, Krem, untuk mendapatkan penawar.

Di sepanjang perjalanan, ia bekerja sama dengan seorang pendamping yang tak terduga, Ruthye, seorang gadis alien muda dari planet asing yang juga dalam misi membalas dendam atas pembunuhan ayahnya.

Sepanjang perjalanan antarbintang yang melelahkan, Kara berpapasan dengan antihero abadi yang tidak waras, Lobo. Lobo memberikan kekuatan dan elemen yang kacau dan tak terduga bagi krunya.

Supergirl berdasarkan seri komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King. Film ini dibintangi Milly Alcock, Matthias Schoenaerts, Jason Momoa, David Krumholtz, dan Emily Beecham.

Selain Milly Alcock dan Jason Momoa, film ini juga menghadirkan kembali David Corenswet, dan Nicholas Hoult. Kemunculan David Corenswet dalam film ini mempertegas "Super Streak" sang aktor di semesta DC, mengingat film ini hadir di antara perilisan Superman (2025) dan Superman: Man of Tomorrow (2027).

Supergirl tayang 24 Juni di bioskop Indonesia.

[Gambas:Youtube]

(end) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]