Jaksa New York Cabut Dakwaan Pemerkosaan ke Harvey Weinstein

CNN Indonesia
Jumat, 26 Jun 2026 23:00 WIB
Harvey Weinstein arrives at the Manhattan Criminal Court, on February 24, 2020  in New York City. (Photo by Angela Weiss / AFP)
Jaksa Penuntut New York mencabut dakwaan pemerkosaan tingkat tiga terhadap Harvey Weinstein. (Angela Weiss / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaksa Penuntut New York mencabut dakwaan pemerkosaan tingkat tiga terhadap Harvey Weinstein gegara dua juri gagal mencapai keputusan terkait tuduhan tersebut.

Kantor Kejaksaan Distrik mengatakan bahwa penuduh tersebut, Jessica Mann, tidak ingin bersaksi di persidangan keempat terhadap taipan yang tercela itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk memperjelas, kami percaya pada keterangan Nona Mann dan kredibilitasnya sebagai saksi," kata Jaksa Distrik Manhattan, Alvin Bragg, seperti diberitakan Variety pada Kamis (25/6).

"Ini merupakan cobaan yang sangat berat baginya, dan dia tidak pernah goyah saat bersaksi di depan dua dewan juri dan tiga juri persidangan selama delapan tahun. Kami berterima kasih atas kejujurannya dan keberaniannya yang luar biasa."

Penuduh tersebut, Jessica Mann, disebut menyerahkan pernyataan ke pengadilan. Dalam pernyataan tersebut, ia mengatakan setelah persidangan terakhir bahwa dirinya "tidak dapat lagi menanggung semua ini."

"Dalam perjuangan saya untuk menegakkan keadilan, hal itu hampir merenggut satu dekade hidup saya dan membuat saya lebih menderita daripada mendapat manfaat," tulis Mann dalam pernyataan tersebut.

"Keadilan kini telah beralih dari pengadilan, sepenuhnya ke tangan Tuhan."

Harvey Weinstein divonis bersalah pada 2025 atas tuduhan terpisah berupa pelecehan seksual terhadap Miriam Haley, mantan asisten produksi Project Runway.

Jaksa penuntut mengatakan pada Kamis (25/6), bahwa mereka akan meminta Hakim Curtis Farber untuk menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan tersebut.

Weinstein Weinstein semula dinyatakan bersalah atas penyerangan terhadap Mann dan Haley pada 2020, tetapi putusan itu dibatalkan dengan suara 4-3 oleh pengadilan tertinggi negara bagian pada 2024.

Pada persidangan ulang Juni 2025, Weinstein kembali dinyatakan bersalah karena menyerang Haley. Namun para juri tidak dapat mencapai putusan atas tuduhan Mann bahwa Weinstein telah memperkosanya di sebuah hotel di Manhattan pada 2013.

Jaksa penuntut mencoba lagi pada Mei 2026, tetapi juri sekali lagi tidak dapat mencapai putusan bulat, yang mengakibatkan pembatalan persidangan.

Pembelaan Weinstein bergantung pada serangkaian pertukaran pesan teks dan email yang ramah antara Mann dan pria itu, dengan alasan mereka terlibat dalam hubungan yang konsensual.

"Harvey merasa lega dengan hasil hari ini," kata juru bicara Weinstein, Juda Engelmayer.

"Kami percaya ini adalah hasil yang seharusnya dicapai sejak awal, seandainya dewan juri telah diberi gambaran lengkap tentang email, pesan teks, dan komunikasi pribadi lainnya."

Harvey Weinstein yang kini berusia 74 tahun awalnya dijatuhi hukuman 23 tahun penjara pada 2020 atas penyerangan terhadap Haley dan Mann, dan ia dipenjara sejak saat itu.

Pengacaranya berencana akan meminta kepada Hakim Curtis Farber untuk menjatuhkan hukuman yang lebih ringan kepada Weinstein, dengan alasan berperilaku baik selama di penjara.

Sementara itu, Harvey Weinstein juga menjalani hukuman 16 tahun atas vonis pemerkosaan terpisah di Los Angeles.

Jika Anda mengalami, melihat, mendengar, dan mengetahui tindak kekerasan atau pun pelecehan kepada perempuan dan anak, hubungi SAPA via telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.

(end) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]