Dede Sunandar Buka Suara soal Rencana Digugat Cerai
Dede Sunandar buka suara terkait prahara rumah tangganya dengan Karen Hertatum. Sang istri disebut sudah bersiap melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Barat.
Langkah hukum tersebut diambil Karen menyusul rangkaian konflik mendalam yang menerpa pernikahan mereka, mulai dari tudingan perselingkuhan, dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga persoalan jatuhnya talak tiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan sang istri, Dede menyatakan dirinya masih memiliki keinginan besar untuk menyelamatkan biduk rumah tangga yang telah dibina sejak tahun 2014 tersebut.
Namun, ia tidak menampik bahwa keputusan istrinya beserta keluarga besar sudah tidak dapat diganggu gugat.
"Nanya, ini benar apa enggak (cerai), sebenarnya Dede mau mempertahankan. Cuma kalau misalnya urusan talak kan balik lagi ke agama, entar kami tanya ustaz atau gimana," ungkap Dede seperti diberitakan detikHot pada Jumat (12/6).
Keseriusan Karen untuk mengakhiri hubungan pernikahan dibuktikan dengan sudah dikumpulkannya berbagai berkas administrasi penting yang diperlukan untuk mendaftarkan gugatan ke pengadilan.
Dede membeberkan bahwa dirinya telah menyerahkan salinan dokumen-dokumen tersebut kepada sang istri pada pertengahan pekan ini.
"Cuma dari pihak Reren (sapaan Karen) sama keluarga sudah bulat dan sudah minta surat semuanya; surat nikah, akta, KTP, KK semuanya lah buat anak-anak yang fotokopiannya diminta. Kalau enggak salah kemarin hari Rabu, Dede kasih ke Reren," tutur Dede.
Sebelum menyerahkan berkas-berkas tersebut, pelawak ini mengaku sempat mencoba meyakinkan kembali Karen dengan harapan ruang dialog untuk memperbaiki hubungan masih terbuka.
Bagi Dede, keberadaan tiga buah hati mereka menjadi jangkar sekaligus motivasi utama mengapa ia bersikeras mempertahankan pernikahan ini.
"Saya tanya balik lagi, ini benar-benar mau pisah apa nggak, bisa diomongin lagi. 'Sudah enggak bisa De'. Oh ya sudah," kata Dede.
Ia melanjutkan, "Satu anak-anak, satu kan namanya rumah tangga kami bisa memperbaikinya lagi. Tetap intinya anak lah ibaratnya kayak gitu, yang memperkuat Dede untuk mempertahankan. Kayak sekarang kan anak saya bawa ke mana-mana, intinya buat semangat juga."
Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai kapan waktu resmi Karen akan mendaftarkan gugatan cerainya secara hukum.
Kendati demikian, Dede mengaku telah mengambil langkah antisipasi dengan terlebih dahulu melakukan konsultasi bersama tim kuasa hukumnya untuk menghadapi proses peradilan mendatang.
Lihat Juga : |
Berdasarkan riwayat perjalanan domestik mereka, keretakan hubungan pasangan yang menikah pada 21 Oktober 2014 ini bukan terjadi tanpa sebab.
Menurut keterangan Karen, riwayat konflik bermula ketika dirinya mendapati Dede berselingkuh saat momen kelahiran anak pertama mereka, meski kala itu ia memilih untuk memaafkannya.
Namun, akumulasi perselisihan yang terus terjadi selama 12 tahun pernikahan mereka akhirnya membuat Karen mengambil keputusan tegas untuk keluar dari rumah sejak 8 April 2026.
(chri) Add
as a preferred source on Google

