Raffi Ahmad Beber Reaksi Nagita Slavina soal Kasus Blueray Cargo
Raffi Ahmad mengatakan dapat dukungan penuh dari istrinya, Nagita Slavina dan ibunya, Amy Qanita, saat namanya terseret kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Presenter itu mengaku diminta tetap tenang dalam menghadapi situasi tersebut. Ia juga mengatakan bahwa Nagita Slavina santai dalam menanggapi kabar miring tentang dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Istri saya menanggapinya 'Ya sudah kamu tenang aja'. Apalagi ibu saya mendoakan. Jadi dari keluarga saya semuanya tenang aja," kata Raffi Ahmad saat konferensi pers di Jakarta Selatan seperti diberitakan detikHot pada Kamis (11/6).
"Istri saya ketawa-ketawa dalam artian kata 'Ya Allah, saya tuh setiap kali, saya kadang pin ATM saya aja gak tahu itu istri saya'. Saya mau beli apa pun itu juga yang beli juga istri saya," lanjutnya.
Menurut Raffi, kepercayaan keluarga adalah modal utama dalam menghadapi isu tentang keterlibatan dirinya dalam kasus dugaan suap dengan terdakwa pimpinan Blueray Cargo.
Kepercayaan dan dukungan moral juga datang dari ibunda Raffi. Ia menceritakan sang ibu setiap hari menelepon untuk memberikan dukungan. Amy Qanita meminta agar ia memaafkan pihak-pihak yang terlibat penyeretan namanya.
"Ibu saya selalu bilang 'Siapa pun yang menyakiti kamu sebelum dia minta maaf maafkanlah dia duluan biar nanti tangan Allah yang bekerja'. Begitu kalau ibu saya," kata Raffi Ahmad.
Dalam kesempatan itu, Raffi juga mengaku sudah sempat memanjatkan doa khusus sebelum kasus ini mencuat, terkait perlindungan dari fitnah ketika menjalani ibadah haji beberapa waktu lalu.
Raffi juga berharap publik dapat melihat fakta sebenarnya setelah dirinya memberikan klarifikasi bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris. Ia juga berharap keluarga besarnya bisa kembali tenang dari gangguan berita bohong.
"Ya Allah semoga saya dijauhkan dari segala sesuatu hal yang buruk, dijauhkan dari fitnah dan dari apa pun tolong lindungi saya dan keluarga saya," pungkas Raffi Ahmad.
Raffi menegaskan tidak terlibat dalam kasus dugaan suap yang menyeret namanya tersebut. Ia menceritakan dirinya hanya memenuhi permintaan foto bersama dari salah satu pegawai jasa kargo tersebut ketika melihat Raffi berada di area kantor Blueray Cargo.
Saat itu, Raffi sedang berkunjung ke salah satu toko kelontong Indonesia yang berada di dekat Awang Kitchen, Amerika Serikat sepulang mengikuti lari maraton di Chicago bersama teman-temannya, seperti Gading Marten, Desta Mahendra, dan Ariel Noah, pada 2023.
"Kami main ke New York sambil ketemu sama teman-teman, atau warga yang disana. Jadi datanglah kita ke restoran, ada namanya Awang Kitchen. Makanlah kita, kita menghibur masyarakat. Ada videonya, di Youtube. Aku, Ariel, Desta di Awang Kitchen kita menghibur," kata Raffi Ahmad.
"Terus, di sebelah kanan itu ada toko kelontong, terus pas kita mau kembali lagi ke Awang Kitchen, di sebelah kiri itu ada toko Blueray, di atasnya pada gini semuanya, kayak 'A Raffi!' Nah itu ngajak foto, dia (pegawai Blueray), dia itu yang ngajak foto. Ini tuh fotonya begini, foto saya sama Gading," jelas Raffi.
Nama Raffi pertama kali muncul pada persidangan dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (5/6)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengonfirmasi bahwa nama Raffi disebut dalam perkara tersebut.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi muncul karena dirinya sempat berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.
"Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip," kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6) malam.
(van/chri) Add
as a preferred source on Google

