Presiden Meksiko Kirim Surat Resmi Minta Konser BTS Tambah Hari
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum turun tangan langsung jelang konser BTS di negaranya. Ia meminta bantuan kepada Presiden Korea Lee Jae Myung untuk menambah hari konser boy group itu di Meksiko.
Dalam konferensi pers pada Senin (26/1) pagi waktu setempat, Sheinbaum mengungkapkan permintaan itu telah ia sampaikan melalui surat yang dikirimkan melalui Perdana Menteri Korea Kim Min-seok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua orang ingin nonton," kata Sheinbaum menambahkan bahwa ia telah mengirim surat diplomatik kepada Presiden Lee Jae Myung untuk meminta lebih banyak konser.
"Sekitar 1 juta anak muda ingin membeli tiket, tetapi hanya ada 150.000 tiket yang tersedia," katanya seperti diberitakan Reuters.
BTS akan comeback tahun ini setelah semua member menyelesaikan wajib militer. Selain rilis album baru pada Maret 2026, mereka juga akan langsung menggelar world tour.
Boy group itu akan menggelar konser tiga hari pada 7, 9, dan 10 Mei di Estadio GNP Seguros, Mexico City yang memiliki kapasitas hingga 65 ribu penonton untuk konser.
Tiket konser BTS di Meksiko pun sudah dijual sejak 23 Januari. Di laman Ticketmaster, tiket dijual mulai dari sekitar 1.800 peso hingga 17.800 peso untuk tiket VIP yang setara Rp1,74 juta hingga Rp17,25 juta (1 MXN=Rp969,53.)
Namun, tiket itu dijual di platform calo dengan harga yang menggila, mulai dari yang termurah 11.300 peso (Rp10,9 juta) hingga yang termahal 92.100 peso (Rp89,29 juta).
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, seluruh jenis tiket untuk semua tanggal konser BTS di Meksiko sudah sold out atau habis terjual.
Pada saat penjualan tiket, banyak orang melewatkan kesempatan awal dan yang lainnya mengeluh kepada lembaga pengawas konsumen tentang masalah penjualan.
Badan pengawas konsumen Meksiko mengatakan telah meluncurkan penyelidikan terhadap Ticketmaster.
Mereka juga memberikan sanksi kepada platform penjualan kembali StubHub (STUB.N), opens new tab, dan Viagogo atas "praktik yang tidak adil dan tidak jujur" terkait proses penjualan tiket BTS, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Perusahaan-perusahaan tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Badan pengawas tersebut mengatakan akan membantu mengembangkan pedoman baru untuk mengatur penjualan tiket konser dan festival dengan lebih baik, dengan harga dan lokasi yang ditetapkan sebelum tiket dirilis.
Ticketmaster, yang dimiliki Live Nation Entertainment (LYV.N), telah menghadapi kontroversi lain di Meksiko, termasuk saat mereka mengembalikan sekitar US$1 juta kepada pelanggan pada 2022 setelah lebih dari seribu penggemar melaporkan ditolak masuk ke konser Bad Bunny di Estadio Azteca, Meksiko.
Pada saat itu, Ticketmaster mengkritik para penjual tiket ilegal dan vendor tiket curang serta menyerukan langkah-langkah pengendalian yang lebih ketat.
(reuters/chri)
