Cerita Fan Tiket Asli Coldplay Baru Diizinkan Masuk 20 Menit Terakhir
CNN Indonesia
Kamis, 16 Nov 2023 18:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Fan cerita baru bisa masuk venue dan menonton langsung penampilan Coldplay di Jakarta sekitar 20 menit sebelum konser berakhir. Foto di atas diambil saat Coldplay konser di Jakarta, Rabu (15/11).(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia --
Konser Music of the Spheres menjadi akhir penantian fan di Indonesia bisa melihat langsung penampilan Coldplay secara langsung di negara sendiri. Konser itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (15/11) malam.
Sayangnya, tak semua fan bisa mendapatkan pengalaman yang optimal kala itu. Beberapa hal menyebabkan kondisi tersebut, mulai dari tertipu penjualan tiket dari pihak ketiga hingga hanya bisa menonton jelang konser berakhir.
Annisa, sebagai salah satu penonton, membagikan kisahnya di media sosial. Ia mengaku hanya bisa menyaksikan sekitar 20 menit terakhir konser karena kesulitan masuk venue meski memiliki tiket asli.
Ia mengaku baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.45 WIB karena baru selesai kerja. Di sisi lain, berdasarkan pengumuman Coldplay di media sosial sebelum konser, mereka akan mulai manggung pukul 20.45 WIB.
Annisa cerita ia bergegas ke gate CAT 3 untuk menukar e-ticket menjadi gelang. Namun, ia di sana tak menemukan penjaga untuk scan tiket maupun body check.
Ia pun kaget saat dirinya tertahan karena kru tidak lagi melakukan scan dan penukaran tiket.
"Krunya sudah enggak ada sampai akhirnya banyak orang di gerbang stadionnya, yang ternyata mereka tertahan karena kata penjaganya gelang udah habis," ujar Annisa melalui akun X @notnisdan.
"Gelang habis aja sudah aneh. Terus penjaganya bilang lagi kalau gate-nya sudah tutup. Apa? Syarat dan ketentuan bagian mana yang bilang ada close gate?" lanjutnya.
Ia kemudian mengaku tertahan hingga 1,5 jam sejak pertunjukan dimulai dan tidak mendapat respons memuaskan dari kru ketika menanyakan kepastian. Hingga, ia dan sejumlah pemilik tiket akhirnya diizinkan masuk venue.
Namun, mereka lagi-lagi tertahan dan tidak bisa masuk ke tribune karena tidak memiliki gelang sehingga terpaksa kembali menunggu. Ia menyatakan baru benar-benar bisa masuk jelang konser berakhir.
Permasalahan belum berakhir di sana karena Annisa melihat kursi dengan nomor yang sesuai dengan tiketnya malah ditempati orang lain. Ia pada akhirnya pasrah duduk di sana 'berbagi' dengan orang-orang tersebut.
Setelah itu, Annisa yang datang bersama temannya itu baru bisa melihat langsung penampilan Coldplay. Namun, hanya tiga lagu yang ia saksikan sebelum Chris Martin cs menutup konser pertama mereka di Indonesia.
CNNIndonesia.com telah mendapatkan izin Annisa untuk mengutip unggahan itu.
Lanjut ke sebelah...
Oleh sebab itu, Annisa berharap promotor memberikan klarifikasi mengenai kendala yang dihadapi banyak pemilik tiket. Ia juga masih membuka harapan supaya promotor dapat menyediakan refund bagi penonton yang dirugikan.
"Coba klarifikasi dulu, pengin tahu jawabannya apa. Kalau mereka sadar sih harusnya refund ya uang orang-uang yang sangat dirugikan akan hal ini," ujar Annisa kepada CNNIndonesia.com.
Selain Annisa, keluhan juga datang dari para penonton yang sudah berada di GBK sejak awal. Puspa, salah satunya, mengaku mengalami dehidrasi karena spot makanan dan minuman terbatas.
Puspa juga menyoroti letak gate yang jauh dari pintu masuk beberapa kategori sehingga membuat penonton berjalan jauh untuk bisa masuk ke kursi sesuai kategori.
"Tapi ya dehidrasi karena GBK panas. Coba kalau adem dan penjual makanan minuman ada di setiap spot, jadi beli makanan minuman enggak pakai ngedumel," kata Puspa.
"Letak gate sama pintu [masuk] juga tidak sesuai, disuruh muterin setengah GBK dulu," lanjutnya.
Meski mengalami hal kurang menyenangkan tersebut, ia mengaku puas dengan penampilan Coldplay di atas panggung. Chris Martin Cs disebut total menampilkan sejumlah hitnya untuk pertama kali secara langsung di Indoensia.
"Kalau konsernya sih bagus ya, menghibur. Performa Chris juga bagus, dari awal sampai akhir stabil," ungkap Puspa.
Hingga kini, promotor belum memberikan komentar terkait keluhan yang sudah disampaikan banyak penonton sejak Rabu (15/11).
Jakarta, CNN Indonesia --
Konser Music of the Spheres menjadi akhir penantian fan di Indonesia bisa melihat langsung penampilan Coldplay secara langsung di negara sendiri. Konser itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (15/11) malam.
Sayangnya, tak semua fan bisa mendapatkan pengalaman yang optimal kala itu. Beberapa hal menyebabkan kondisi tersebut, mulai dari tertipu penjualan tiket dari pihak ketiga hingga hanya bisa menonton jelang konser berakhir.
Annisa, sebagai salah satu penonton, membagikan kisahnya di media sosial. Ia mengaku hanya bisa menyaksikan sekitar 20 menit terakhir konser karena kesulitan masuk venue meski memiliki tiket asli.
Ia mengaku baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.45 WIB karena baru selesai kerja. Di sisi lain, berdasarkan pengumuman Coldplay di media sosial sebelum konser, mereka akan mulai manggung pukul 20.45 WIB.
Annisa cerita ia bergegas ke gate CAT 3 untuk menukar e-ticket menjadi gelang. Namun, ia di sana tak menemukan penjaga untuk scan tiket maupun body check.
Ia pun kaget saat dirinya tertahan karena kru tidak lagi melakukan scan dan penukaran tiket.
"Krunya sudah enggak ada sampai akhirnya banyak orang di gerbang stadionnya, yang ternyata mereka tertahan karena kata penjaganya gelang udah habis," ujar Annisa melalui akun X @notnisdan.
"Gelang habis aja sudah aneh. Terus penjaganya bilang lagi kalau gate-nya sudah tutup. Apa? Syarat dan ketentuan bagian mana yang bilang ada close gate?" lanjutnya.
Ia kemudian mengaku tertahan hingga 1,5 jam sejak pertunjukan dimulai dan tidak mendapat respons memuaskan dari kru ketika menanyakan kepastian. Hingga, ia dan sejumlah pemilik tiket akhirnya diizinkan masuk venue.
Namun, mereka lagi-lagi tertahan dan tidak bisa masuk ke tribune karena tidak memiliki gelang sehingga terpaksa kembali menunggu. Ia menyatakan baru benar-benar bisa masuk jelang konser berakhir.
Permasalahan belum berakhir di sana karena Annisa melihat kursi dengan nomor yang sesuai dengan tiketnya malah ditempati orang lain. Ia pada akhirnya pasrah duduk di sana 'berbagi' dengan orang-orang tersebut.
Setelah itu, Annisa yang datang bersama temannya itu baru bisa melihat langsung penampilan Coldplay. Namun, hanya tiga lagu yang ia saksikan sebelum Chris Martin cs menutup konser pertama mereka di Indonesia.
CNNIndonesia.com telah mendapatkan izin Annisa untuk mengutip unggahan itu.
Lanjut ke sebelah...
Penonton Minta Penjelasan Promotor Konser Coldplay
Fan minta promotor buka suara terkait kendala-kendala yang terjadi saat Coldplay konser di Jakarta pada Rabu (15/11). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Oleh sebab itu, Annisa berharap promotor memberikan klarifikasi mengenai kendala yang dihadapi banyak pemilik tiket. Ia juga masih membuka harapan supaya promotor dapat menyediakan refund bagi penonton yang dirugikan.
"Coba klarifikasi dulu, pengin tahu jawabannya apa. Kalau mereka sadar sih harusnya refund ya uang orang-uang yang sangat dirugikan akan hal ini," ujar Annisa kepada CNNIndonesia.com.
Selain Annisa, keluhan juga datang dari para penonton yang sudah berada di GBK sejak awal. Puspa, salah satunya, mengaku mengalami dehidrasi karena spot makanan dan minuman terbatas.
Puspa juga menyoroti letak gate yang jauh dari pintu masuk beberapa kategori sehingga membuat penonton berjalan jauh untuk bisa masuk ke kursi sesuai kategori.
"Tapi ya dehidrasi karena GBK panas. Coba kalau adem dan penjual makanan minuman ada di setiap spot, jadi beli makanan minuman enggak pakai ngedumel," kata Puspa.
"Letak gate sama pintu [masuk] juga tidak sesuai, disuruh muterin setengah GBK dulu," lanjutnya.
Meski mengalami hal kurang menyenangkan tersebut, ia mengaku puas dengan penampilan Coldplay di atas panggung. Chris Martin Cs disebut total menampilkan sejumlah hitnya untuk pertama kali secara langsung di Indoensia.
"Kalau konsernya sih bagus ya, menghibur. Performa Chris juga bagus, dari awal sampai akhir stabil," ungkap Puspa.
Hingga kini, promotor belum memberikan komentar terkait keluhan yang sudah disampaikan banyak penonton sejak Rabu (15/11).