Seungri Disebut 'Cicipi' Prostitusi sebelum Dikirim ke Klien

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 19:25 WIB
Seungri Disebut 'Cicipi' Prostitusi sebelum Dikirim ke Klien Seungri disebut merasakan sendiri prostitusi yang dipesannya. (YONHAP / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seungri masih tersandung kasus prostitusi, meski surat penahanannya ditolak pengadilan.

Prostitusi yang bersaksi untuk kasus Seungri mengaku mereka bertemu dengan sang mantan personel BIGBANG dan rekannya, Yoo In Seok saat diberi alamat tujuan.

"Mereka masing-masing memilih salah satu dari kami dan kami masuk ke kamar yang berbeda," kata prostitusi itu seperti yang diberitakan AllKPop, Jumat (24/5).


Itu akhirnya diakui Yoo In Seok yang diselidiki polisi hari ini. Alamat yang diberikan kepada mereka, sejatinya adalah tempat tinggal Seungri sendiri. Padahal kepada prostitusi yang dihubungi mereka menyebut itu adalah lokasi di mana mereka akan bertemu klien.


Yang dimaksud tentu rekan bisnis Seungri dari Jepang yang baru datang esok harinya.

Ditanya soal alasannya memanggil prostitusi, ia mengaku tujuannya adalah 'menjajal' mereka. "Kami mengundang mereka untuk merasakan seperti apa mereka, sebelum kami menyediakan mereka untuk klien kami yang berasal dari Jepang, esok harinya," katanya.

The Straits Time memberitakan, Seungri dan Yoo In Seok sudah menyediakan belasan prostitusi untuk klien mereka pada 2015. Mereka juga dituding menggelapkan dana sampai 530 juta won dari kelab malam yang mereka kelola, Burning Sun pada sekitaran tahun yang sama.

Sejauh ini Seungri masih menolak segala tudingan, meski Yoo In Seok mengakui sebagian.


Kalau Seungri dan Yoo In Seok belum mendapat surat penahanan, pengadilan sudah resmi menahan Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon, yang juga menjadi anggota grup obrolan di mana Seungri juga terlibat. Di grup obrolan itu mereka memperbincangkan soal prostitusi bahkan menjadikannya media berbagi rekaman seks ilegal dengan beberapa perempuan.

Joon Young ditahan atas tuduhan merekam dan menyebarkan konten seksual, sementara Jong Hoon diduga terlibat dalam pemerkosaan.

[Gambas:Video CNN] (rsa)