Film dan Doa, Cara Keluarga Kenang Hari Lahir Aretha Franklin

Associated Press, CNN Indonesia | Selasa, 26/03/2019 10:14 WIB
Film dan Doa, Cara Keluarga Kenang Hari Lahir Aretha Franklin Keluarga merayakan hari kelahiran mendiang Queen of Soul Aretha Franklin yang ke-77 tahun pada Senin (25/3) dengan sebuah film dokumenter dan upacara memorial. (AFP PHOTO / JEFF KOWALSKY)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keluarga merayakan hari kelahiran mendiang Queen of Soul Aretha Franklin yang ke-77 tahun pada Senin (25/3) dengan menayangkan sebuah film dokumenter dan upacara memorial.

Upacara memorial tersebut diadakan di kapel Woodlawn Cemetery di Detroit. Franklin meninggal dunia pada Agustus 2018 setelah berjuang melawan kanker pankreas dan disemayamkan di dalam ruang bawah tanah tak jauh dari kapel Woodlawn.

"Keluarga kami berpikir mungkin ini ide yang bagus bagi kami untuk memulai hari ini dengan cara yang tepat, berdoa," kata keponakan Franklin, Sabrina Owens, dikutip dari Associated Press.


"Dan meminta berkat Tuhan pada hari ini saat kami menjalani acara yang menyenangkan hari ini," lanjutnya.


Acara tersebut juga merupakan perayaan memorial untuk kepergian kerabat Franklin, CL Franklin yang merupakan ayah sang musisi dan Cecil Franklin, adiknya.

Ketiga anak Aretha Franklin, Kecalf, Edward, dan Ted White Jr, hadir dalam acara memorial untuk ibunda mereka.

"Selalu amat emosional, bercampur aduk, ketika saya datang ke sini, karena bukan hanya tante saya yang dimakamkan di sini, namun ibu saya juga. Dan paman saya, Cecil," kata Owens.

"Saya ingat hidup saya tumbuh bersama mereka dan masing-masing amat berharga bagi saya," lanjutnya.


Dalam memperingati hari lahir Aretha, Detroit Institute of Arts mengadakan pemutaran film dokumenter Amazing Grace yang merekam pertunjukan spektakuler Franklin di sebuah gereja Los Angeles pada 1972.

Owens mengatakan film tersebut akan dirilis lebih luas pada bulan depan.

Meskipun rekaman tentang kehebatan Aretha Franklin akan segera dirilis, Owens mengatakan kepergian tantenya itu masih tetap menyakitkan.

"Setiap hari, sedikit lebih baik," kata Owens. "Jadi kami hanya mengandalkan kekuatan dari diri kami dan dari keluarga, teman, dan lingkungan pendukung kami,"

[Gambas:Video CNN]

(end)