Hailey Bieber Ungkap Keraguan Ganti Nama Keluarga

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 22:29 WIB
Hailey Bieber Ungkap Keraguan Ganti Nama Keluarga Hailey Bieber yang dulunya dikenal dengan nama Hailey Baldwin. (Foto: REUTERS/Stephane Mahe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hailey Bieber, yang sebelumnya menyematkan nama keluarga Baldwin, buka suara mengenai keputusannya mengubah nama akhir menjadi Bieber, mengikuti sang suami, Justin Bieber.

Model berusia 22 tahun itu terbilang kilat dalam hubungannya dengan Justin Bieber. Pasangan ini menikah secara diam-diam pada September 2018, hanya dua bulan setelah bertunangan.

Kemudian pada bulan Oktober, Hailey memasukkan permintaan legal untuk mengganti nama belakangnya. Ia resmi mengganti nama belakang di Instagram pada bulan November.



Melansir ETOnline, Hailey mengaku bukan keputusan mudah baginya untuk mengganti nama Baldwin ke Bieber. "Saya sangat bangga dengan nama keluarga saya," katanya.

"Saya datang dari keluarga yang memiliki sejarah hebat dalam industri ini. Saya ingat ketika saya akan mengubah [nama], saya bertanya pada ayah saya apakah ia akan marah atau sedih, dan dia berkata 'Tidak! Saya tak peduli. Kami mencintaimu. Semua baik-baik saja, semua orang tahu kamu seorang Baldwin'," lanjut wanita yang merupakan putri aktor Alec Baldwin tersebut.

Saat ini, suami Hailey diketahui sedang menjalani perawatan untuk mengatasi depresi. Hailey disebut mendampingi Justin sejak hari pertama, bahkan ia adalah salah satu orang pertama yang menyadari perubahan Justin.


"Salah satu alasannya Hailey tahu dia [Justin] membutuhkan bantuan adalah karena pola tidurnya [Justin]," ujar sebuah sumber.

"Justin tidur lebih banyak dari biasa, dan harus berjuang bangkit dari ranjang sampai tengah malam atau saat siang bolong," lanjut sumber tersebut.

Melihat perubahan orang yang dikasihi, Hailey berinisiatif meminta Justin berusaha mendapatkan bantuan. "Hailey adalah sistem pendukung yang baik untuk Justin, tetapi dia bukan seorang profesional yang dibutuhkan Justin. Jadi Hailey mendorong Justin untuk menjalani perawatan dan dia [Justin] tidak menolak," ucapnya.[Gambas:Video CNN]

Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Into The Light (pendampingan.itl@gmail.com) untuk penduduk Jabodetabek atau Inti Mata Jiwa untuk penduduk Yogyakarta dan sekitarnya (intimatajiwa@gmail.com). (rea)