Ayah Ungkap Rasa Sakit Hati Meghan Markle

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 22:35 WIB
Ayah Ungkap Rasa Sakit Hati Meghan Markle Meghan Markle mengungkapkan kekecewaan terhadap sikap sang ayah melalui selembar surat. (Foto: REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meghan Markle menuliskan kekecewaan akan sikap sang ayah Thomas Markle yang terus-menerus memanfaatkan namanya demi mendapat perhatian publik. Lewat sebuah surat, Meghan mengaku sakit hati terlebih dengan kontroversi yang dibuat ayahnya beberapa saat sebelum hari pernikahan dia dengan Pangeran Harry.

Surat itu ia kirimkan beberapa waktu setelah pernikahannya tahun lalu dan kini diungkap oleh Thomas sendiri ke hadapan publik.

"Ayah, dengan berat hati saya menuliskan ini, tidak paham mengapa kau memilih jalan ini, memilih menutup mata untuk kesakitan yang kau sebabkan," tulisnya, dikutip dari Ace Showbiz.


"Tindakanmu telah menghancurkan hatiku berkeping-keping, bukan hanya karena kau telah membuat rasa sakit yang tidak perlu dan tidak beralasan, tetapi dengan membuat pilihan untuk tidak mengatakan yang sebenarnya, karena kau dalang dalam hal ini. Sesuatu yang tidak pernah saya mengerti," lanjutnya.


Meghan pun turut memohon agar sang ayah untuk berhenti berbicara ke media.

"Jika kamu mencintaiku, seperti yang kamu katakan kepada pers tentang kamu, tolong hentikan. Izinkan kami menjalani hidup kami dengan damai. Tolong berhenti berbohong, tolong berhenti membuat begitu banyak rasa sakit, tolong berhenti mengeksploitasi hubungan saya dengan suami saya," pintanya.

Dalam surat yang terdiri dari lima halaman itu Meghan juga mengungkapkan bahwa Thomas tidak pernah secara pribadi memberi tahu keputusan serta alasan untuk tidak menghadiri pernikahannya. Menurut Meghan, sang ayah berbohong saat mengatakan telah menelepon dirinya untuk tidak datang. Ia tak pernah menerima telepon itu.

Bahkan, dugaan serangan jantung yang dialami sang ayah diketahuinya lewat tabloid. Bukan dari ayahnya.

"Saya hanya pernah mencintai, melindungi, membelamu, menawarkan bantuan keuangan apapun yang aku bisa, mengkhawatirkan kesehatanmu. Di minggu pernikahan mendengar tentangmu mengalami serangan jantung lewat tabloid itu mengerikan," katanya.


Dia menambahkan bahwa saat itu dirinya sudah mencoba menghubungi dan mengirim pesan agar Thomas mau menerima bantuan.

"Kami mengirim seseorang ke rumahmu, dan bukannya berbicara kepada saya untuk menerima ini atau bantuan apa pun, Anda berhenti menjawab telepon dan memilih untuk hanya berbicara dengan tabloid," katanya.

Dalam surat itu, Meghan juga menuduh ayahnya berbohong karena mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membantu secara finansial dan menyinggung perlakuan ayahnya pada sang menantu. Menurutnya, omongan sang ayah soal Harry begitu menyakitkan dirinya.

Padahal, lanjut Meghan, Harry adalah sosok penyabar, baik hati, dan pengertian pada Thomas.


Merespons surat itu, Thomas mengatakan kepada The Mail bahwa ia sudah mengirimkan balasan panjang kepada Meghan dimana ia meminta foto bersama dirinya dan Harry demi menunjukkan keharmonisan.

"Kamu bisa membenciku jika kamu mau. Aku tidak bisa memaksamu. Aku membuat kesalahan besar. Aku manusia dan aku minta maaf! Berapa lama lagi aku harus mengatakannya?" katanya dalam surat balasan.

"Aku berharap kita bisa berkumpul dan mengambil foto untuk dilihat seluruh dunia. Jika kau dan Harry tidak menyukainya? Berpura-puralah untuk satu foto," tambah Thomas.

Thomas mengatakan bahwa ia bermaksud merahasiakan surat itu demi menghormati Meghan, tetapi ia kemudian memutuskan untuk merilis isinya setelah laporan palsu muncul tentang spesifikasi surat tersebut.

Hubungan Meghan dan sang ayah merenggang setelah Thomas membuat perjanjian untuk membuat foto pencitraan dengan paparazi, beberapa saat sebelum pernikahan kerajaan. Ia pun berkali-kali berbicara keburukan tentang putrinya yang turut didukung saudara tiri Meghan, Samantha Markle.

[Gambas:Video CNN] (agn/rea)