'Roma' Berjaya di BAFTA, 'The Favourite' Raih Piala Terbanyak

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 06:01 WIB
'Roma' Berjaya di BAFTA, 'The Favourite' Raih Piala Terbanyak Ajang BAFTA Awards. (Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film hitam putih yang disiarkan di Netflix, 'Roma' meraih penghargaan tertinggi di ajang The British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) 2019 lewat gelar Film Terbaik dan Sutradara Terbaik. Sementara, 'The Favorite' meraup penghargaan terbanyak pada ajang itu.

Sebelum BAFTA, 'Roma', film semi-otobiografi karya Alfonso Cuaron, yang berkisah tentang pekerja rumah tangga di Meksiko tahun 1970-an, telah memenangkan serangkaian penghargaan tahun ini. Hal itu memperkuat peluangnya meraup kesuksesan di ajang Academy Awards.

Pada ajang BAFTA, yang digelar di Royal Albert Hall London, Minggu (11/2), film ini meraup empat kemenangan, yakni Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Sinematografi, dan Film Non-Bahasa Inggris Terbaik.


"Saya sangat terharu dengan cara film ini diterima," kata Cuaron dalam pidato penerimaan penghargaannya sebagai sutradara terbaik, dikutip dari Reuters.

Piala BAFTA dalam kategori Sutradara Terbaik ini merupakan yang kedua kalinya bagi Cuaron.

Film yang dibuat berdasarkan memori masa kecil Cuaron ini mendapatkan 10 nominasi pada Oscar 2019, termasuk Sutradara Terbaik dan Film Terbaik.

Dalam pernyataannya terkait pengumuman nominasi Directors Guild of America (DGA), yang kemudian juga dimenangkannya, Cuaron menyoroti soal lebih dari 70 juta pekerja domestik di dunia.

"'Roma' adalah kisah salah satu dari mereka," kata Cuaron.

"Ketika kita berbuat jahat pada mereka, menjelekkan mereka, memanggil mereka penjahat dan pemerkosa, kita mengecilkan diri kita sendiri. Ini bukan soal politik, ini soal kemanusiaan," lanjutnya.

Sutradara Film Asal Meksiko, Alfonso Cuaron.Sutradara Film Asal Meksiko, Alfonso Cuaron. (REUTERS/Stefano Rellandini)
Sementara, drama 'The Favorite' meraup penghargaan terbanyak dengan tujuh kategori. Yakni, kategori Film Inggris yang Luar Biasa, Skenario Asli, Desain Produksi, Desain Kostum, dan Rias Wajah dan Rambut.

Film itu mengisahkan Ratu Anne, diperankan oleh Olivia Colman, di Inggris abad ke-18. Colman sendiri memenangkan kategori Aktris Terbaik. Rekan mainnya, Rachel Weisz, meraih Aktris Pendukung Terbaik.

"Kita mengalami malam yang luar biasa bukan?" kata Colman.

Selain dua film itu, BAFTA juga menegaskan dominasi Rami Malek dalam kategori Aktor Terbaik berkat perannya sebagai Freddy Mercury dalam film 'Bohemian Rhapsody' dalam sejumlah penghargaan dunia film tahun ini.

Sebelumnya, ia sudah memboyong Golden Globe dan Screen Actors Guild Actors untuk peran tersebut.

Selain Aktor Terbaik, film biopik band Queen itu juga membawa pulang piala untuk kategori Tata Suara Terbaik atau Best Sound.


Kemenangan juga datang bagi aktor dan sutradara 'A Star Is Born' Bradley Cooper yang mengambil piala untuk kategori Musik Orisinal Terbaik di ajang itu; Mahershala Ali yang meraih gelar Aktor Pendukung Terbaik berkait perannya di 'Green Book', serta BlacKkKlansman yang meraih kategori Skenario Adaptasi Terbaik (Best Adapted Screenplay).




(arh)