FOTO: Perjuangan Etnis Hmong Merebut Istana Warisan

AFP/Nhac NGUYEN, CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 12:55 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah istana di daerah Ha Giang, Vietnam adalah bukti sejarah dari etnis Hmong, yang kini menjadi minoritas di sana.

Sebuah istana di daerah Ha Giang, Vietnam adalah bukti sejarah dari etnis Hmong, yang kini menjadi minoritas di sana. Di pilar-pilar kayunya terukir motif bunga opium. (Nhac NGUYEN / AFP)
Hmong hidup nomaden, berpindah dari satu tempat ke tempat lain mulai Vietnam, Laos, Thailand, sampai California dan Minnesota. Jarang mereka membangun sesuatu yang permanen. Maka istana yang dibangun pada 1903 oleh panglima perang itu sangat berarti. (Nhac NGUYEN / AFP)
Bagi etnis Hmong di Vietnam, itu adalah rumah keluarga yang patut diperjuangkan. (Nhac NGUYEN / AFP)
Namun kini, seiring Hmong yang menjadi etnis minoritas di sana, pemerintah setempat mengambil alih bangunan itu dan menjadikannya salah satu destinasi wisata. (Nhac NGUYEN / AFP)
Saat turunan keluarga Hmong memintanya kembali, pemerintah menolak dan justru menuntut mereka membuktikan kepemilikan dengan surat-surat seperti sertifikat. Jelas mereka tidak memilikinya, karena membangun istana di zaman itu tak butuh sertifikat apa pun. (Nhac NGUYEN / AFP)
Vuong Duy Bao salah satu keturunan Hmong mendapati istananya telah diambil pemerintah setelah ia kembali dari Hanoi, di mana ia tinggal saat ini. Ia khawatir pemerintah hanya menganggapnya sebagai salah satu cara meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. (Nhac NGUYEN / AFP)
Apalagi pemerintah tengah menggembar-gemborkan wisata sebagai salah satu cara mengentaskan Hmong di Ha Giang dari kemiskinan. Kawasan itu, dengan segala budaya tradisionalnya, ditargetkan menjadi daya tarik wisata Vietnam per 2030. (Nhac NGUYEN / AFP)
Sejauh ini mereka sudah diminta mengenakan busana tradisional dan membangun rumah tradisional, mempersingkat upacara pemakaman dan pernikahan demi kepentingan wisata. (Nhac NGUYEN / AFP)
Etnis Hmong pun merasa mereka dipaksa oleh ide-ide pemerintah yang diyakini didasarkan pada kepentingan ekonomi semata. Namun tak bisa dipungkiri, lebih dari 60 persen dari satu juta etnis Hmong di Vietnam hidup di bawah garis kemiskinan. (Nhac NGUYEN / AFP)
Meski begitu, mereka tetap kuat sebagai komunitas, dan dengan kekuatan itu mereka ingin istana warisan leluhur mereka dikembalikan sebagai rumah bersama. (Nhac NGUYEN / AFP)