FOTO: Tumbuhnya Gereja-Gereja Afrika di Inggris

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 07:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gereja-gereja yang diisi oleh jemaat keturunan Afrika langsung, tepatnya Nigeria, sedang bertumbuh di Amerika dan bersemangat melakukan baptis massal.

Anggota Gereja Apsotles Of Muchinjikwa tengah berlutut dan berdoa sebelum acara pembaptisan massal di Basildon, Inggris. Jemaat gereja itu menempuh perjalanan dari seluruh penjuru Amerika, beberapa bahkan datang dari Skotlandia untuk bergabung dengan jemaat dari London, Leeds dan Leicester. (REUTERS/Simon Dawson) 
Para jemaat bernyanyi dan menari dalam kebaktian Super Sunday di Gereja House of Praise di London, Inggris. Sebelumnya, gereja ini adalah hall untuk bermain bingo atau pertunjukan teater.  (REUTERS/Simon Dawson) 
Kelas kompetisi menari diadakan dengan anak-anak sebagai jurinya setelah kebaktian hari Minggu di New Jerusalem Parish, sebuah gereja Nasrani di London. Gereja ini tadinya sebuah gudang penyimpanan. (REUTERS/Simon Dawson)
Seorang bocah lelaki yang merupakan anggota Gereja Eternal Scared Order of Cherubim & Seraphi, gereja yang berawal dari Nigeria 25 tahun lalu, membenahi topi yang dikenakannya dalam kebaktian Thanksgiving tahunan. Ia akan melayani kebaktian tersebut. (REUTERS/Simon Dawson)
Seorang pendoa mendoakan mobil yang akan digunakan untuk mengangkut para jemaat Gereja Christ Grace of God Parish di London. (REUTERS/Simon Dawson) 
Jemaat gereja Eternal Sacred Order of Cherubim & Seraphim berparade di jalanan untuk merayakan Thanksgiving tahunan di Elephant and Castle di London. (REUTERS/Simon Dawson) 
Para jemaat yang sedang melakoni pembaptisan massal yang disebut Jorodhani di tepi pantai tampak saling berinteraksi. (REUTERS/Simon Dawson)
Jemaat senior Gereja Apostles Of Muchinjikwa meninggalkan laut setelah memimpin baptis massal di pantai di Inggris. (REUTERS/Simon Dawson)
Masyarakat yang merupakan jemaat gereja berjalan berduyun-duyun setelah acara baptis massal. (REUTERS/Simon Dawson) 
Jemaat wanita terlihat berdoa dan bernyanyi ketika matahari terbit di hari baptis massal diselenggarakan, 25 Agustus 2018 silam. (REUTERS/Simon Dawson)