Kasus Pelecehan Seks, 'Bohemian Rhapsody' Dicoret dari GLAAD

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 20:01 WIB
Kasus Pelecehan Seks, 'Bohemian Rhapsody' Dicoret dari GLAAD Langkah 'Bohemian Rhapsody' di GLAAD Media Awards tersandung kasus pelecehan seksual yang disebut dilakukan Bryan Singer. (Dok. 20th Century Fox)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bohemian Rhapsody seharusnya menambah satu prestasi lagi dalam daftarnya, jika ia jadi dimasukkan sebagai nomine GLAAD Media Awards. Sayang, prestasi itu melayang mendadak.

Film yang meraih penghargaan Film Drama Terbaik dan Aktor Utama Drama Terbaik di Golden Globe Awards itu ditarik dari daftar nominasi GLAAD Media Awards karena kasus Bryan Singer. Sang sutradara dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap empat pria.

Variety mendapat kabar eksklusif dari penyelenggara GLAAD Media Awards soal ditariknya Bohemian Rhapsody yang seharusnya menjadi nomine Film Terbaik. Keberpihakan mereka pada korban-korban pelecehan seksual menjadi alasan utama ditariknya film itu dari nominasi.



"Cerita [yang terbit] pekan ini di The Atlantic yang mendokumentasikan bahaya tak terucapkan terhadap anak-anak muda dan remaja pria membawa realitas yang tak bisa dibiarkan," demikian pernyataan penyelenggara GLAAD Media Awards kepada Variety.

Mereka mengaku semakin geram saat dalam penjelasannya kepada The Atlantic Singer justru mengucap kata homofobia. Menurut penyelenggara GLAAD, korban pelecehan harus diutamakan.

Padahal sebelumnya GLAAD menjagokan Bohemian Rhapsody karena mengangkat kisah Freddie Mercury, pentolan Queen yang diketahui seorang homoseksual dan perjuangannya melawan AIDS.


Perwakilan Singer maupun 20th Century Fox yang memproduksi Bohemian Rhapsody belum berkomentar apa pun atas penarikan itu. Nominasi lengkap GLAAD Media Awards 2019 sendiri diumumkan pada Jumat (25/1) pagi waktu Los Angeles, Amerika Serikat, melalui Facebook.

Singer tak menyutradarai Bohemian Rhapsody sampai selesai. Ia disebut-sebut dipecat, sementara keterangan resmi dari 20th Century Fox menjelaskan sang pria berusia 53 tahun mendadak tak punya waktu untuk Bohemian Rhapsody. Versi Singer, ia tak diperbolehkan kembali ke Amerika oleh 20th Century Fox padahal alasannya untuk merawat orang tua sakit.

Kasus yang menjegal Singer muncul setelah laporan dari The Atlantic menyebut bahwa empat pemuda mengaku dilecehkan secara seksual oleh sang sutradara saat mereka masih di bawah umur. Salah satunya, disebutkan bernama Andy, bahkan berhubungan intim dengan Singer saat ia berusia 15 tahun. Yang lainnya, bernama Eric, mengaku usianya saat itu masih 17 tahun.


Sementara pria ketiga yang disebut bernama Ben, mengaku ia dan Singer melakukan seks oral saat dirinya berusia 17 atau 18 tahun. Perwakilan Singer menolak semua tuduhan itu.

Rami Malek sudah berkomentar atas tuduhan itu. Ia mengaku tidak tahu apa-apa karena sibuk berlatih untuk Bohemian Rhapsody dan terlibat dalam film lebih dulu dari sutradaranya. (rsa)