FOTO: Merayakan 250 Tahun Akrobat Sirkus Modern

AFP, Reuters , CNN Indonesia | Jumat, 12/01/2018 22:02 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah era digital, sirkus tetap memiliki peminatnya sendiri. International Circus Festival ke-12 di Hungaria tahun ini menandakan 250 tahun sirkus modern.

<p>Di tengah era digital, sirkus tak serta merta kehilangan peminat. Ratusan pemain dan penggemar sirkus dari seluruh dunia berkumpul dalam acara the International Circus Festival ke-12 pada 9 Januari lalu di Budapest. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Dalam ajang adu bakat dan penampilan antar grup sirkus dari seluruh dunia itu, putra Charlie Chaplin, Eugene, dipilih menjadi ketua dewan juri. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Beragam aksi ditampilkan oleh peserta, seperti oleh Diabolo Group yang berasal dari China. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Acara International Circus Festival tahun ini diadakan untuk menghormati 250 tahun pendirian sirkus modern oleh Philip Astley, equestrian Inggris, di London pada 1768. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Penampilan kelompok juggling dari Perancis-Ceko, Duo Supka di International Circus Festival. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Anggota grup sirkus Duo Cardio tampil di hadapan para juri dan penonton International Circus Festival di Budapes, Hungaria. (REUTERS/Bernadett Szabo)</p>
<p>Menurut Eugene Chaplin, sirkus memiliki nilai pertunjukan yang besar. Dan salah satu yang terpenting menurutnya adalah sirkus memiliki sejumlah emosi yang menular ke penonton. (REUTERS/Bernadett Szabo)</p>
<p>Seorang anggota grup sirkus dari Rusia, Gallea, tampil di ketinggian di International Circus Festival ke-12 pada 10 Januari 2018. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Seorang akrobat sirkus Hungaria, Kevin Ritcher, menyebut bahwa salah satu keunggulan sirkus adalah penonton melihat pertunjukan secara alamiah, bukan hasil suntingan komputer. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Dalam sejarah, sirkus diyakini pertama kali dimulai pada abad ke-14 di Inggris. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>
<p>Namun bentuk sirkus modern baru dimulai oleh Philip Astley pada 1742 di Inggris dengan bentyk bentuk amfiteater yang tinggi. (AFP PHOTO / Attila KISBENEDEK)</p>