Kegalauan 'Jomblo' Kembali Diangkat ke Layar Lebar

Rizky Sekar Afrisia , CNN Indonesia | Kamis, 27/10/2016 10:05 WIB
Kegalauan 'Jomblo' Kembali Diangkat ke Layar Lebar Film Hanung Bramantyo, Jomblo akan direproduksi. (CNNIndonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selain Ada Apa dengan Cinta? (2002) dan Laskar Pelangi (2008), film Indonesia yang juga sukses di awal tahun 2000-an adalah Jomblo. Film yang diangkat dari novel Adhitya Mulya itu rilis 2006, dibintangi Ringgo Agus Rahman, Rizky Hanggono, dan Christian Sugiono.

Kini, film itu akan kembali diproduksi. Dahulu dinaungi Sinemart, Jomblo yang baru akan digarap kembali oleh Falcon Pictures, yang baru saja meraup untung besar lewat Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Itu dibocorkan oleh sang penulis sendiri lewat Twitter.

Melalui akun @adhityamulya ia menyampaikan, “Sekarang resmi sudah, kami membuat kembali #jomblo.” Melalui unggahan itu ia juga mengaku sangat antusias dan bahagia. Adhitya sekaligus membocorkan, film itu tetap akan diarahkan oleh sutradara Hanung Bramantyo.

Bocoran itu akhirnya dikonfirmasi oleh produser dari Falcon Pictures, Frederica. Melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com ia menyampaikan, “Benar, Falcon Pictures akan membuat ulang film Jomblo. Dan kami senang bisa membuat ulang film tersebut.”


Menurutnya, salah satu alasan mengangkat kembali film Jomblo adalah karena kesuksesannya yang tak bisa lagi bisa dipungkiri. Pada zamannya, film itu meraih beberapa Piala Citra.

“Kami akan bekerja keras untuk membuat film ini bisa kembali sukses,” lanjut Frederica.

Sayangnya, belum ada nama-nama pemain yang akan hadir di pembuatan ulang film Jomblo itu. “Masih dalam proses semua,” katanya. Entah apakah Ringgo, Rizky, dan Christian masih akan bermain dalam film itu. Frederica juga tak menjelaskan apakah jalan ceritanya masih sama.

Dirilis pada 2006, Jomblo bercerita tentang empat lelaki yang bersahabat karib. Agus, Doni, Bimo, dan Olip. Di bangku kuliah, mereka sama-sama bertualang mencari cinta. Namun untuk mendapatkan itu, ada yang harus dikorbankan. Salah satunya persahabatan mereka.