Kota 'Hantu' Dihuni 3 Keluarga, Ditinggal Penduduk Gegara Jalur Kereta

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 09:00 WIB
Kota 'Hantu' Dihuni 3 Keluarga, Ditinggal Penduduk Gegara Jalur Kereta
Kota Solsgirth, di Manitoba, kota hantu di Kanada. (iStockphoto/libertygal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Solsgirth merupakan sebuah permukiman di Manitoba, Kanada, yang dahulu dikenal sebagai komunitas pertanian yang ramai. Kawasan ini pernah memiliki pertokoan, sekolah, stasiun kereta api, hingga dua gereja.

Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas masyarakat di sana semakin berkurang hingga Solsgirth kini dijuluki sebagai kota hantu. Setelah berkembangnya usaha pertanian menjadi lebih besar, warga Solsgirth makin sering bepergian ke kota-kota besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mengutip Daily Mail, pada 2021 hanya ada tiga keluarga yang masih tinggal di permukiman tersebut. Salah satunya adalah Garry Workman, yang kembali ke Solsgirth pada 1962 setelah ayahnya meninggal. Workman mengenang kawasan itu sebagai tempat yang dahulu dipenuhi bisnis, rumah, dan penduduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solsgirth terletak di sepanjang Yellowhead Highway, di sebelah selatan Taman Nasional Riding Mountain. Kini, sejumlah rumah terbengkalai dan taman yang dipenuhi semak belukar menjadi pemandangan di wilayah tersebut.

Beberapa rumah bahkan masih menyimpan barang-barang peninggalan penghuninya, mulai dari televisi tua dan perlengkapan rumah tangga hingga tumpukan topi bisbol.

"Seluruh kota ini ikut berpindah mengikuti jalur kereta api," kata Fotografer Dave Conlon, yang mengabadikan bangunan-bangunan terbengkalai di Solsgirth.

Permukiman tersebut awalnya berada sekitar 9,7 kilometer di sebelah utara lokasi sekarang dan dikenal dengan nama Toddburn. Kawasan itu kemudian berpindah setelah rute kereta api yang direncanakan berubah.

Salah satu bangunan yang masih berdiri adalah Gereja Anglikan St Stephen's, yang dibangun pada 1906. Di dalamnya, buku-buku keagamaan, Alkitab lama, dan bangku-bangku kayu masih tersimpan.

Ada pula Gereja Katolik Ukraina Holy Ghost, yang sebelumnya merupakan gedung sekolah yang ditutup pada 1958. Kubah khas gereja ini dibuat oleh Michael "Mike" Swistun, seorang tukang kayu setempat yang pernah tampil bersama sirkus sebagai orang terkuat di dunia.

Kedua gereja tersebut menggelar ibadah terakhir pada 2002, dengan jarak waktu hanya empat bulan. Gereja St Stephen's kemudian dijual kepada Prairie Mountain Regional Museum seharga satu dolar Kanada atau sekitar Rp11 ribu. Namun, rencana pemindahan bangunannya tidak pernah terlaksana.

Sementara itu, Gereja Holy Ghost dijual kepada pembeli swasta yang berencana mengubahnya menjadi rumah. Catatan pemeriksaan pada 2016 menunjukkan bahwa perubahan fungsi tersebut belum selesai.

(dsd/wiw)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA