5 Cara Mencegah IQ Turun, Fungsi Kognitif Tetap Terjaga

CNN Indonesia
Kamis, 22 Okt 2026 08:15 WIB
Ada beberapa cara mencegah IQ turun yang sekaligus menjaga fungsi kognitif tetap terjaga seiring bertambahnya usia.
Ilustrasi. Ada beberapa cara mencegah IQ turun yang sekaligus menjaga fungsi kognitif tetap terjaga seiring bertambahnya usia. (robarmstrong2/Pixabay)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kalau kamu ingin tetap punya skor kecerdasan yang tinggi, ada beberapa cara mencegah IQ turun. Namun perlu dicatat, skor IQ itu sendiri cenderung fluktuatif.

Terkadang skor IQ yang rendah tak selalu bisa menggambarkan kemampuan berpikirmu. Bisa jadi kamu sedang berada dalam kondisi tak siap ketika melakukan tes IQ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun yang mungkin terjadi adalah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Nah, agar kemampuan kognitifmu tetap terjaga, berikut ini ada beberapa cara praktis untuk mencegahnya.

1. Tangani depresi dan masalah kesehatan mental

Menurut Mayo Clinic, depresi dapat mengganggu konsentrasi, motivasi, dan ingatan. Keluhan tersebut kadang terasa seperti penurunan kemampuan berpikir, meski penyebabnya belum tentu perubahan IQ.

Jika suasana hati murung berlangsung lama atau menghambat aktivitas sehari-hari, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

2. Berhenti merokok

Dampak buruknya bukan hanya bagi paru-paru dan jantung, tetapi juga kesehatan otak. Berhenti merokok dapat menjadi salah satu cara mencegah IQ turun dengan mengurangi paparan zat berbahaya yang memengaruhi tubuh.

Jika sulit berhenti sendiri, mintalah dukungan tenaga kesehatan atau ikuti program berhenti merokok. Usahakan juga menghindari asap rokok dari orang lain.

3. Olahraga secara teratur

Aktivitas fisik membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Olahraga juga dapat mendukung suasana hati dan kesehatan jantung, yang sama-sama berperan dalam kesehatan otak.

Tips dari laman University of Maryland Medical System, coba lakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu, sesuai kemampuan dan kondisi kesehatanmu.

4. Bersosialisasi

Merasa kesepian atau terisolasi juga berkontribusi terhadap penurunan fungsi kognitif. Bergabunglah dengan komunitas, jadi sukarelawan, atau ikuti berbagai kegiatan lainnya untuk tetap merasa terhubung dengan banyak orang.

5. Cukupi kebutuhan tidur

Kurang tidur bisa membuatmu sulit fokus, mengingat informasi, dan mengendalikan emosi. Dalam jangka panjang, gangguan tidur juga berkaitan dengan risiko masalah kesehatan mental dan kognitif.

Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam per malam. Jadi, buat jadwal tidur yang teratur dan batasi penggunaan gawai menjelang waktu istirahat.

Berbagai cara mencegah IQ turun ini bukan berarti menjamin skor tes akan selalu sama. Yang penting, fokuslah pada kesehatan otak secara menyeluruh.

Jika perubahan ingatan atau kemampuan berpikir terasa mengganggu, bicarakan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian yang sesuai.

(rti)