Dopamine Land akan dibuka untuk umum pada Sabtu (17/10) di Central Park Mall 2, Jakarta Barat. Pengalaman imersif ini menghadirkan sembilan ruang tematik yang memadukan warna, cahaya, suara, tekstur, dan permainan interaktif dalam satu tempat.
Pengunjung bakal diajak menjelajahi berbagai instalasi dengan suasana berbeda di setiap ruang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada ruangan penuh warna neon, area dengan bola-bola bercahaya, hingga tempat bermain yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung berbagai usia. Lalu mengapa diberi nama dopamine?
"Setiap pengalaman di Dopamine land dirancang untuk meningkatkan hormon dopamin. Jadi, di setiap ruangan akan memberikan suasana yang berbeda," ucap Senior Project Manager Fever, Muhammad Zulhansyah Irhas Nasution pada Jumat (16/10).
9 ruangan yang bisa dijelajahi di Dopamine Land
Salah satu ruangan penuh warna di Dopamine Land, Central Park Mall 2, Jakarta Barat, yang akan dibuka pada Sabtu (17/10). (CNNIndonesia/Dena Sari Dewi) |
Ruangan pertama yang bisa dijelajahi, yakni Colortopia. Pengunjung akan disambut dinding berwarna-warni dengan lelehan cat neon yang memenuhi hampir seluruh ruangan.
Cahaya yang menyinari ruangan membuat warna-warna tersebut terlihat makin terang. Instalasi ini juga menjadi latar menarik untuk berfoto dengan nuansa penuh warna.
Setelah menjelajahi ruangan penuh warna, pengunjung akan merasakan suasana berbeda saat memasuki Chromadance. Ruangan ini dipenuhi bola-bola disko yang menggantung di langit-langit, sedangkan lantainya menyala dengan kombinasi warna merah, hijau, dan biru.
Pantulan cahaya dari bola-bola disko menciptakan suasana seperti berada di lantai dansa. Pengunjung bisa menikmati permainan cahaya dan musik dalam ruang tersebut
Selanjutnya, ada Cave of Tactility dengan pengalaman yang mengandalkan sentuhan dan eksplorasi tekstur.
Pada area ini, pengunjung dapat melihat susunan busa berbentuk tabung yang menggantung dan memenuhi bagian atas ruangan, dengan pencahayaan merah dan oranye yang dominan.
Di bagian bawah, terdapat bantalan-bantalan empuk berwarna ungu dan merah muda. Perpaduan bentuk, warna, serta tekstur membuat ruangan ini terasa seperti berada di dalam gua dengan desain yang tidak biasa.
Salah satu ruangan di Dopamine Land, Central Park Mall 2, Jakarta Barat, yang akan dibuka pada Sabtu (17/10). (CNNIndonesia/Dena Sari Dewi) |
Ada pula Scribblescape yang menjadi ruang bagi pengunjung untuk menyalurkan kreativitas. Dinding putih di area ini dipenuhi coretan, gambar, dan tulisan berwarna-warni yang dibuat pengunjung.
Di sana, pengunjung dapat ikut menambahkan gambar atau tulisan pada permukaan yang disediakan. Hasilnya, dinding akan dipenuhi kumpulan kreativitas seiring kedatangan pengunjung.
Di Neon Nebula, pengunjung akan menjumpai ruangan gelap yang dipenuhi balon bercahaya dalam berbagai ukuran. Warna yang mencolok membuat area ini tampak seperti hamparan galaksi penuh cahaya.
Pantulan cahaya pada permukaan di sekitarnya juga memberikan kesan seolah pengunjung sedang berada di tengah lautan cahaya warna-warni.
Kemudian ruang Euphoria Grove menawarkan suasana yang lebih tenang melalui instalasi berbentuk batang-batang tinggi menyerupai pepohonan di film Avatar.
Permukaannya memancarkan cahaya yang dapat berubah warna, sementara bagian atas ruangan dihiasi bentuk menyerupai dedaunan.
Penggunaan cermin di sekeliling area juga menciptakan ilusi ruang yang tampak lebih luas. Pengunjung bisa berjalan di antara instalasi tersebut sambil menikmati suasana yang lebih tenang dari ruang sebelumnya.
Salah satu ruangan penuh warna di Dopamine Land, Central Park Mall 2, Jakarta Barat, yang akan dibuka pada Sabtu (17/10). (CNNIndonesia/Dena Sari Dewi) |
Di dalam ruangan Cushion Clash, pengunjung bisa bermain perang bantal di dalam ring pertandingan yang dibuat dari balon, sehingga menambah keseruan.
Dindingnya dihiasi susunan bantalan berwarna merah muda dan biru, disertai pencahayaan yang membuat ruangan terlihat seperti arena permainan futuristis.
Berbeda dari ruangan sebelumnya, Sunset Lagoon menghadirkan suasana pantai dengan ilustrasi matahari terbenam berwarna jingga di dinding. Latar pohon kelapa juga melengkapi dekorasi, sedangkan area lantainya dipenuhi bola-bola kecil untuk bermain mandi bola
Pencahayaan di sekitar ruangan menciptakan kontras dengan warna matahari terbenam. Perpaduan tersebut menghadirkan suasana tropis yang terasa seperti menikmati senja dalam versi instalasi imersif.
Pengalaman terakhir adalah Cosmic Oasis, ruangan yang dipenuhi lampu berwarna-warni. Lampu-lampu kecil menggantung dalam jumlah banyak, menciptakan pemandangan seperti berada di tengah hamparan bintang.
Pantulan cahaya pada dinding dan cermin membuat titik-titik tersebut terlihat seolah membentang tanpa ujung. Ruangan ini menghadirkan suasana yang tenang dan menjadi penutup perjalanan menjelajahi sembilan instalasi Dopamine Land.
Berapa harga tiket masuk Dopamine Land?
Untuk mengunjungi Dopamine Land, pengunjung perlu membayar tiket seharga Rp205 ribu untuk orang dewasa.
Adapun tiket anak-anak usia 3-10 tahun, lansia berusia 65 tahun ke atas, pelajar, dan penyandang disabilitas dibanderol Rp190 ribu.
Ada juga VIP Treatment yang menyajikan pengalaman VR Machine. Harga tiket untuk VIP Treatment, yaitu Rp350 ribu per orang.
Jadi, sudah siap meningkatkan hormon dopamin? Datang saja ke Dopamine Land yang sudah bisa diakses untuk umum mulai besok!
(dsd/rti)



