Negara terpanas di dunia umumnya berada di kawasan tropis, Afrika Barat, hingga wilayah yang berdekatan dengan Gurun Sahara. Suhu rata-rata tahunan di sejumlah negara tersebut bisa mendekati 30 derajat Celsius, bahkan lebih tinggi pada periode tertentu.
Ada negara yang mengalami panas secara konsisten sepanjang tahun, sedangkan negara lain mencatat suhu sangat tinggi di lokasi tertentu ketika gelombang panas melanda. Nah, berikut ini daftar negara terpanas di dunia berdasarkan suhu rata-rata tahunan. Di mana saja itu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Burkina Faso
Ilustrasi Burkina Faso, salah satu negara terpanas di dunia. (AFP PHOTO/PHILIPPE DESMAZES) |
Negara di Afrika Barat ini memiliki suhu rata-rata 29,96 derajat Celsius berdasarkan data yang dikutip World Atlas. Letak geografis dan kondisi iklimnya membuat Burkina Faso mengalami cuaca panas dalam periode panjang.
Sebagian wilayahnya memiliki karakteristik sabana dan berada dalam pengaruh iklim Sahel, yaitu kawasan peralihan antara gurun di utara dan wilayah yang lebih lembap di selatan.
2. Mali
Mali juga masuk dalam daftar negara dengan suhu rata-rata tahunan tertinggi, yakni di kisaran 29,72 derajat Celsius.
Sebagian besar wilayah Mali berada di Afrika Barat dan mencakup kawasan Sahel hingga Gurun Sahara. Bagian utara negara ini didominasi lingkungan gurun yang sangat kering, sedangkan wilayah selatannya memiliki karakteristik iklim yang berbeda.
3. Senegal
Negara di ujung barat Afrika ini memiliki suhu rata-rata tahunan 29,69 derajat Celsius. Letak Senegal yang berbatasan dengan kawasan Sahel membuat sejumlah wilayahnya mengalami cuaca panas dan kering, terutama ketika musim kemarau berlangsung.
Meski demikian, kondisi iklimnya tidak seragam. Wilayah pesisir dapat memperoleh pengaruh angin laut, sedangkan daerah pedalaman cenderung mengalami perubahan suhu yang berbeda.
4. Kiribati
Kiribati merupakan negara kepulauan di Samudra Pasifik. Suhu rata-rata tahunannya diperkirakan sekitar 28,2 derajat Celsius.
Kiribati berada di kawasan tropis, sehingga suhu cenderung hangat sepanjang tahun. Karena wilayahnya terdiri atas pulau-pulau kecil dan atol, kondisi laut memiliki pengaruh besar terhadap cuaca dan kehidupan penduduk.
5. Djibouti
Djibouti terletak di kawasan Tanduk Afrika, dekat Laut Merah dan Teluk Aden. Negara ini memiliki iklim kering dengan suhu rata-rata tahunan yang diperkirakan pada kisaran 28 hingga 28,38 derajat Celsius.
Sebagian wilayah Djibouti terdiri atas gurun dan dataran kering. Curah hujan yang relatif rendah serta paparan sinar matahari membuat cuaca panas menjadi ciri iklim di banyak daerahnya.
6. Tuvalu
Ilustrasi Tuvalu, salah satu negara terpanas di dunia. (Istockphoto/Oversnap) |
Tuvalu merupakan negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik dengan suhu rata-rata tahunan sekitar 28 hingga 28,45 derajat Celsius menurut sejumlah rangkuman data iklim.
Seperti Kiribati, Tuvalu memiliki iklim tropis maritim. Suhu udara relatif hangat sepanjang tahun, sedangkan laut menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi cuaca di pulau-pulaunya.
7. Mauritania
Mauritania berada di Afrika Barat Laut dan sebagian besar wilayahnya dipengaruhi Gurun Sahara. Suhu rata-rata tahunan negara ini diperkirakan sekitar 28,3 derajat Celsius, sedangkan suhu di sejumlah daerah dapat melampaui 33 derajat Celsius.
Di wilayah gurun, suhu pada siang hari dapat meningkat tajam, sedangkan perubahan suhu antara siang dan malam bergantung pada kondisi setempat.
8. Maladewa
Ilustrasi Maladewa. (www.baros.com) |
Negara kepulauan di Samudra Hindia ini memiliki suhu rata-rata tahunan sekitar 27,7 derajat Celsius. Maladewa memiliki iklim tropis dengan suhu hangat sepanjang tahun dan pengaruh kuat dari laut.
Meski tidak selalu mengalami suhu ekstrem seperti wilayah gurun, kombinasi panas dan kelembapan dapat membuat udara terasa gerah. Perubahan musim, arah angin, dan curah hujan turut memengaruhi kondisi cuaca sehari-hari.
Itu dia daftar negara terpanas di dunia berdasarkan suhu rata-rata tahunan. Tentunya ini tidak sama dengan daftar negara yang pernah mencatat rekor suhu tertinggi.
Amerika Serikat, misalnya, memiliki catatan suhu 56,7 derajat Celsius di Death Valley, California, pada 10 Juli 1913, yang secara historis diakui sebagai rekor suhu udara tertinggi oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).
Sejumlah negara di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Selatan juga pernah mengalami suhu ekstrem di atas 50 derajat Celsius.
(asp/rti)



