Tak hanya dikenal sebagai sosok di balik bisnis kosmetik Indonesia, mendiang Martha Tilaar juga selalu mendukung perkembangan industri fesyen Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh desainer Asha Smara Darra.
"Ibu Martha bagi saya adalah sosok perempuan Indonesia yang tidak ada habisnya memberikan support terhadap fashion Indonesia," kata Asha di Jakarta, Kamis (15/10), seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakak Mario Lawalata ini juga mengatakan dirinya sudah mendapat banyak dukungan dari Martha dalam berbagai acara peragaan busana yang digelarnya.
Menurutnya, Martha sangat mencintai budaya Indonesia dan peduli pada perkembangan budaya Indonesia. Terutama di bidang fesyen dan tata rias di Tanah Air.
"Doa saya untuk Ibu Martha dalam kedamaian di surga dan terima kasih untuk cinta dan dukungannya kepada kemajuan fashion dan desainer di Indonesia," ucap Asha.
Seperti diberitakan sebelumnya, pendiri merek kosmetik Martha Tilaar, Martha Tilaar, berpulang pada Rabu (14/10), tepatnya pukul 06.22 WIB di RS Medistra, Jakarta, pada usia 89 tahun.
Jenazah akan dimakamkan pada Jumat (16/10) mendatang di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.
Sosok Martha di industri kosmetik melegenda karena kiprahnya dalam menciptakan terobosan kosmetik lokal berbasis bahan natural.
Ia memadukan seni perawatan kecantikan tradisional dengan ilmu-ilmu kosmetik modern. Lalu perpaduan ini ia hadirkan melalui beragam produk perawatan kulit, riasan wajah, hingga perawatan tubuh lainnya.
Martha terakhir menjabat sebagai Dewan Kehormatan di Tiara Kusuma, yakni Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia.
Berkat dedikasinya, Martha telah memperoleh berbagai penghargaan bergengsi, seperti Women Entrepreneur of the Year dari Asia Pacific Entrepreneurship Awards (2008), Ganesa Widya Jasa Utama dari Institut Teknologi Bandung (2012), dan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Pemerintah Republik Indonesia (2016).
Ia juga menerima penghargaan The Outstanding Contribution 2000-2010 dari United Nations Global Compact atas komitmen dalam mendukung dan menerapkan prinsip Global Impact.
Kemudian pada 2018, Martha diganjar SDG Pioneer 2018 dari United Nations Global Compact sebagai bentuk pengakuan atas peran dalam advancing sustainability through community engagement.
(rti)
