Nara Park di Jepang baru-baru ini menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan turis yang diduga dari Indonesia berinteraksi dengan seekor rusa viral di media sosial.
Dalam video tersebut, turis pria itu diduga membiarkan rusa mengambil bungkus plastik bekas makanan untuk dimakan sehingga memicu teguran dari warga lokal. Pihak yang diduga terlibat kemudian memberikan klarifikasi bahwa tidak ada kesengajaan untuk memberikan plastik kepada rusa.
Nara Park berlokasi di Kota Nara, Prefektur Nara, Jepang. Taman ini merupakan salah satu destinasi wisata populer di Jepang karena pengunjung bisa berinteraksi dengan rusa-rusa yang berkeliaran bebas di kawasan taman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Nara City Tourism Association, terdapat sekitar 1.300 rusa di kawasan ini. Rusa Nara telah lama memiliki hubungan erat dengan sejarah dan kepercayaan masyarakat setempat serta ditetapkan sebagai monumen alam Jepang.
Pengunjung dapat melihat rusa dari dekat, berfoto, hingga memberikan biskuit khusus bernama shika senbei yang dijual di sekitar taman. Biskuit tersebut dibuat khusus untuk rusa dan menjadi satu-satunya makanan yang boleh diberikan kepada satwa tersebut.
Meski terbiasa berada di dekat manusia, rusa-rusa di Nara Park tetap merupakan satwa liar. Pengunjung perlu memperhatikan sejumlah aturan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun satwa.
Pengunjung dilarang memberikan sampah, kertas, atau plastik kepada rusa. Benda-benda tersebut dapat tertelan dan membahayakan kesehatan satwa. Pengunjung juga perlu menjaga barang bawaan karena rusa dapat mengira barang tersebut merupakan makanan.
Pengunjung tidak boleh menggoda, mengejar, memukul, atau mengganggu rusa. Hindari pula berpura-pura memberikan biskuit ketika tidak memilikinya, karena tindakan tersebut dapat memicu respons tak terduga dari satwa.
Selain itu, pengunjung juga diminta membawa pulang sampah masing-masing karena tidak tersedia tempat sampah umum di dalam taman.
Aturan-aturan tersebut penting diperhatikan, mengingat sampah plastik pernah menjadi masalah serius di Nara Park. Pada 2019, dilaporkan sembilan rusa ditemukan mati setelah memakan sampah plastik dari bungkus makanan.
Selain rusa, pengunjung juga bisa menikmati sejumlah tempat bersejarah di sekitar Nara Park. Salah satunya adalah Kuil Todaiji yang terkenal dengan bangunan Great Buddha Halldan patung Buddha berukuran besar.
Ada pula Kasuga Taisha, kuil Shinto yang dikenal dengan lentera batu dan suasana jalan setapak yang dikelilingi pepohonan.
Pengunjung juga bisa berjalan santai menikmati kawasan hijau taman atau mengunjungi Sarusawa Pond untuk melihat pemandangan kolam dengan latar pagoda Kofukuji.
Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk jika ingin mengunjungi Nara Park karena kawasan ini gratis dan buka sepanjang tahun. Namun, sejumlah tempat wisata di sekitarnya, seperti Kuil Todaiji dan museum, memiliki tiket masuk tersendiri.
Pengunjung yang ingin memberi makan rusa dapat membeli shika senbei dari pedagang di sekitar taman. Harga yang tercantum dalam panduan wisata sekitar 200 yen atau kurang lebih Rp22 ribu per ikat. Harga dapat berubah mengikuti penjual dan kondisi saat kunjungan.
(dsd/wiw)