Bawa Timnas Juara, Emil Audero Punya Kota Kelahiran Indah di Lombok

CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 09:00 WIB
Bawa Timnas Juara, Emil Audero Punya Kota Kelahiran Indah di Lombok
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero, pemain kelahiran Mataram, Lombok, NTB. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Emil Audero Mulyadi tampil sebagai salah satu pahlawan ketika Timnas Indonesia menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10).

Mengawal gawang Indonesia di laga final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10), Emil Audero bermain gemilang, saat laga harus melewati drama adu penalti usai kedua tim bermain 2-2 selama 120 menit.

Di momen penentuan, Emil Audero tampil sebagai pahlawan menggagalkan tendangan penalti pemain Thailand Nattapong Sayriya dan memastikan Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti sekaligus menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun sebagian besar hidupnya di Italia, Emil Audero lahir di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18 Januari 1997.

Ayahnya, Edi Mulyadi, merupakan warga asli Lombok, sedangkan ibunya, Antonella Audero, berasal dari Italia. Emil kemudian tumbuh di Italia dan meniti karier sepak bola melalui akademi Juventus.

Emil resmi memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia pada 2025. Keputusan itu membuka babak baru dalam perjalanan kariernya: kembali ke tanah kelahiran untuk mengenakan seragam Merah Putih.

Kini, setelah menjadi salah satu penentu gelar juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN CUP 2026, nama Emil SEAKAN menjadi pintu untuk mengenal lebih dekat Lombok, pulau yang menjadi bagian penting dari identitas keluarganya.

Lombok punya karakter wisata cukup berbeda dibanding destinasi lain di Indonesia. Pulau ini menawarkan kombinasi antara pantai, pegunungan, pulau-pulau kecil, hingga budaya masyarakat Sasak.

Selain itu terdapat Gunung Rinjani yang menjulang hingga 3.726 meter di atas permukaan laut, ketika wisatawan mengunjungi bagian utara Lombok. Kawasan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang menyukai aktivitas alam dan pendakian. Di kawasan kalderanya terdapat Danau Segara Anak serta Gunung Barujari.

Bagi wisatawan yang lebih menyukai laut dapat menuju kawasan Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Ketiga gili tersebut berada di lepas pantai barat laut Lombok dan dikenal dengan panorama laut serta aktivitas wisata bahari.

Bergeser ke selatan, ada kawasan Mandalika yang dalam beberapa tahun terakhir semakin dikenal sebagai salah satu destinasi sport tourism Indonesia. Selain menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP, Mandalika dikelilingi sejumlah pantai seperti Kuta, Tanjung Aan, Gerupuk, Serenting dan Seger.

Mandalika juga menawarkan sisi lain Lombok yang tidak kalah menarik. Wisatawan dapat menikmati panorama perbukitan dari Bukit Merese, mencoba aktivitas bahari, atau mengenal tradisi masyarakat Sasak, termasuk tradisi Bau Nyale yang menjadi bagian dari kekayaan budaya kawasan tersebut.

Sementara itu untuk Kota Mataram sendiri menawarkan tempat wisata Taman Mayura, Kota Tua Ampenan, Museum Negeri Nusa Tenggara Barat, Masjid Raya Hubbul Wathan, hingga Pura Meru.

Pesona alam Mataram kian lengkap dengan keberagaman bentang alam yang mudah dijangkau dari pusat kota, mulai dari tepian pantai yang menampilkan senja berwarna keemasan, hingga perbukitan hijau yang menjadi latar pemandangan sehari-hari. Mataram seakan menjadi gerbang sekaligus permata yang menyimpan pesona alam Lombok yang sesungguhnya.

Nah, pada momen perayaan juara Timnas Indonesia, tak ada salahnya mencoba napak tilas ke kampung halaman Audero untuk berlibur sekaligus memperkaya cerita perjalanan wisata kamu.

(wiw)
placeholder