Menjaga kadar kolesterol tidak selalu harus dilakukan dengan diet ketat. Memperhatikan pilihan makanan sehari-hari, termasuk menu sarapan, dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung.
Salah satu asupan yang dapat diperhatikan adalah serat larut. Jenis serat ini dapat ditemukan dalam sejumlah makanan, termasuk oat atau gandum utuh.
Oat mengandung beta-glukan, yakni serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah. Manfaat tersebut dapat diperoleh jika konsumsi beta-glukan menjadi bagian dari pola makan rendah kolesterol dan rendah lemak jenuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadar LDL yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di pembuluh darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
Selain membantu menjaga kadar kolesterol, serat juga berperan dalam kesehatan sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga turut mendukung pengelolaan berat badan.
Dalam satu porsi oatmeal sebanyak 35 gram, misalnya, terdapat sekitar 2,9 gram serat pangan, termasuk 1,2 gram beta-glukan. Oat juga mengandung sejumlah mikronutrien, seperti vitamin B1, vitamin B9, fosfor, magnesium, mangan, seng, tembaga, dan zat besi. Kandungan tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Bisa dimulai dari menu sarapan
Sarapan menjadi salah satu waktu makan yang dapat dimanfaatkan untuk menambah asupan serat. Oat dapat diolah menjadi oatmeal hangat maupun overnight oats dan dipadukan dengan buah, susu, yoghurt, atau bahan makanan lain sesuai kebutuhan.
Namun, pilihan topping juga perlu diperhatikan. Menambahkan terlalu banyak gula, krimer tinggi lemak jenuh, atau bahan manis lainnya dapat membuat menu yang semula sehat menjadi tinggi kalori dan gula.
Karena itu, sarapan berbahan oat sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang, bukan satu-satunya cara untuk menjaga kadar kolesterol. Shiera Maulidya, Marketing Manager Quaker Indonesia, mengatakan kebiasaan menjaga kesehatan dapat dimulai dari perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten.
"Kami sadar bahwa banyak konsumen, mulai dari usia muda hingga produktif, yang semakin paham bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan-pilihan kecil setiap hari. Salah satunya adalah membangun kebiasaan sarapan yang lebih baik setiap pagi dengan pilihan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti rutin mengonsumsi oatmeal," ujar Shiera dalam keterangannya.
Menurut dia, membangun kebiasaan makan yang lebih sehat tidak harus dilakukan dengan menghilangkan berbagai makanan dari menu sehari-hari.
"Kunci dari pola hidup sehat adalah konsistensi. Masyarakat tidak perlu merasa bahwa menjaga kolesterol berarti harus berhenti menikmati makanan. Yang lebih penting adalah memahami pilihan makanan yang lebih baik dan menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari," katanya.
Tak cukup hanya mengandalkan makanan
Menjaga kadar kolesterol juga tidak cukup hanya dengan mengandalkan satu jenis makanan. Aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan, mengelola stres, tidak merokok, serta membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan gula tetap penting dilakukan.
Pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala juga diperlukan, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung atau riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi.
Pasalnya, kolesterol tinggi kerap tidak menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Seseorang bisa saja memiliki kadar kolesterol tinggi tanpa merasakan keluhan tertentu dan baru mengetahuinya setelah melakukan pemeriksaan darah.
Bagi orang yang sudah mengalami kolesterol tinggi, perubahan pola makan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan pengobatan selain perubahan gaya hidup.
"Setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk menjaga kesehatan adalah bentuk kepedulian, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang-orang yang kita sayangi," ujar Shiera.
(tis/tis)

