Muncul 'Blue Fire', Kunjungan Wisata ke Gunung Papandayan Dibatasi

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 14:00 WIB
Muncul 'Blue Fire', Kunjungan Wisata ke Gunung Papandayan Dibatasi
Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan memberlakukan pembatasan aktivitas kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut.

Kebijakan ini diambil menyusul munculnya fenomena api biru (blue fire) yang menandai peningkatan aktivitas vulkanik gunung berapi tersebut.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat, Vitriana Yulalita, menyampaikan bahwa alur kunjungan wisatawan saat ini dibatasi hanya sampai Pos 4 guna menjaga keselamatan para pengunjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sinyal kenaikan aktivitas vulkanik berupa kemunculan fenomena blue fire di area kawah Papandayan pertama kali dilaporkan pada Kamis (24/9/2026).

"Sementara waktu dilakukan pembatasan pengunjung hingga Pos 4," ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Vitriana Yulalita di Garut, seperti dilansir Antara, Jumat (25/9).

Berdasarkan penilaian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), fenomena ini membawa potensi bahaya serius berupa semburan gas bertekanan serta konsentrasi gas vulkanik beracun yang telah melewati ambang batas aman bagi kesehatan manusia.

Menanggapi potensi bahaya tersebut, otoritas terkait langsung menghentikan sementara sejumlah aktivitas outdoor yang tergolong berisiko tinggi, termasuk kegiatan perkemahan (camping) dan akses pendakian mendekati kawah.

"Menurut PVMBG terdapat potensi bahaya dengan kemunculan blue-fire adalah semburan gas dan paparan gas vulkanik beracun di atas ambang batas," tuturnya.

Langkah penutupan ini akan dipertahankan sampai terbit surat keputusan resmi mengenai jaminan keamanan lokasi dari otoritas vulkanologi.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menegaskan bahwa wisatawan yang datang saat ini hanya diperbolehkan beraktivitas di area bawah. Akses yang mengarah ke jalur pendakian utama telah disterilkan dari lalu lintas pengunjung.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari unsur BBKSDA Jawa Barat, PVMBG, dan pengelola TWA masih terus melakukan verifikasi serta pemantauan lapangan secara intensif.

Pihak pengelola memastikan pembukaan kembali jalur pendakian menuju kawah Gunung Papandayan sepenuhnya mengacu pada perkembangan kondisi vulkanik terkini serta rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan oleh PVMBG.

(wiw)
placeholder