Kawasan Asia Tenggara semakin memperkuat taringnya di industri penerbangan global dengan menempatkan sembilan maskapai dalam daftar 100 Maskapai Terbaik Dunia 2026 versi lembaga pemeringkat penerbangan independen, Skytrax.
Singapore Airlines sukses merebut kembali peringkat pertama dan dinobatkan sebagai Maskapai Terbaik Dunia (World's Best Airline). Ini menjadi kali keenam maskapai asal Negeri Singa tersebut meraih gelar tertinggi Skytrax setelah terakhir kali menyabetnya pada 2023.
Di peringkat lain, Thai Airways melonjak sembilan peringkat ke posisi 20. Maskapai terbesar di Thailand tersebut bersiap mengoperasikan 66 rute jaringan dalam jadwal penerbangan musim dingin 2026/2027 guna menyambut puncak musim liburan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip VN Express, Malaysia Airlines mengekor ketat di posisi ke-21 usai naik enam peringkat, merefleksikan keberhasilan transformasi berkat investasi berkelanjutan pada armada, produk, hingga layanan pelanggan.
Sementara itu, AirAsia yang berbasis di Malaysia menempati peringkat ke-26 (naik dua peringkat) sekaligus mempertahankan takhtanya sebagai Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah Terbaik Dunia (World's Best Low-Cost Airline) selama 17 tahun berturut-turut.
Anak perusahaan Singapore Airlines di segmen berbiaya murah, Scoot, menghuni posisi ke-28, disusul oleh maskapai asal Thailand, Bangkok Airways, di urutan ke-29.
Maskapai nasional Vietnam, Vietnam Airlines, menempati posisi ke-55 (naik satu peringkat), sementara maskapai Royal Brunei Airlines merangkak naik delapan posisi ke peringkat 93.
Daftar ini juga memuat nama pendatang baru dari Vietnam, Sun PhuQuoc Airways, di posisi ke-99. Maskapai ini gencar memperluas rute baru yang menghubungkan Pulau Phu Quoc dengan berbagai hub pariwisata utama Asia seperti Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.
Sayangnya, dalam daftar 100 besar maskapai terbaik di dunia 2026 versi Skytrax, tidak ada satu pun maskapai dari Indonesia yang masuk.
Ajang penghargaan Skytrax World Airline Awards, yang kerap dijuluki sebagai "Piala Oscar-nya Industri Penerbangan", disusun berdasarkan survei tahunan terhadap lebih dari 24 juta pelanggan dari 100 kewarganegaraan yang menilai kinerja 325 maskapai penerbangan di seluruh dunia sejak September 2025 hingga Agustus 2026.
Maskapai pemegang predikat juara tahun lalu, Qatar Airways, harus puas menempati posisi kedua pada 2026, diikuti oleh Cathay Pacific Airways di posisi ketiga, All Nippon Airways (ANA) di peringkat keempat, serta Turkish Airlines yang melengkapi daftar lima besar dunia.
(wiw)