Ini 7 Ciri-ciri Kepribadian Orang yang Multitasking

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 13:40 WIB
Ciri-ciri orang yang multitasking.
Ilustrasi. Ciri-ciri orang yang multitasking. (Istockphoto/skynesher)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Otak manusia umumnya kesulitan memproses banyak rangsangan dalam waktu bersamaan. Meski begitu, ada sebagian orang yang justru mampu mengerjakan beberapa tugas sekaligus tanpa kehilangan fokus. Berikut ciri ciri kepribadian orang multitasking yang menarik untuk diketahui.

Kemampuan ini membuat seseorang dapat berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya dengan tetap memperhatikan hal-hal yang penting. Mereka juga cenderung mampu mengatur perhatian dan menentukan prioritas ketika harus menghadapi beberapa tugas dalam waktu yang berdekatan.

Hal tersebut dapat terlihat dari cara seseorang menghadapi tekanan dan mengelola berbagai informasi yang datang secara bersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ciri-ciri orang multitasking

Dilansir dari Best Life, berikut tanda kepribadian orang multitasking yang berbeda dengan orang lainnya.

1. Mampu bekerja lebih baik di bawah tekanan

Tekanan tidak selalu membuat orang yang multitasking kehilangan fokus. Justru, situasi yang penuh tuntutan dapat membuat mereka memanfaatkan kemampuan mengambil keputusan dengan cepat dan mengolah informasi secara spontan.

Ketika keadaan menjadi semakin sibuk, mereka tetap mampu menentukan apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Kemampuan ini membuat mereka terlihat tenang meski harus menghadapi berbagai pekerjaan dalam waktu yang berdekatan.

2. Cepat memahami dan mengolah informasi

Ketika menangani beberapa pekerjaan sekaligus, seseorang tidak selalu memiliki banyak waktu untuk mencermati setiap detail. Karena itu, salah satu ciri ciri orang multitasking adalah mampu menerima, memahami, dan mengelompokkan informasi dengan cepat.

Kemampuan ini membantu mereka menentukan informasi mana yang perlu segera ditindaklanjuti.

3. Tidak mudah terdistraksi

Lingkungan yang ramai tidak selalu menjadi gangguan bagi seorang multitasking. Mereka mampu mengabaikan suara percakapan, aktivitas orang lain, atau gangguan di sekitar dan tetap berfokus pada pekerjaan yang dianggap penting.

Bahkan, pikiran yang mengembara atau keinginan untuk melakukan hal lain tidak mudah membuat mereka kehilangan konsentrasi ketika sedang berada dalam kondisi fokus.

4. Mampu mengendalikan emosi

Emosi yang terlalu kuat dapat menghabiskan sumber daya kognitif sehingga seseorang menjadi kurang efisien dalam bekerja. Karena itu, kemampuan menjaga emosi tetap terkendali menjadi salah satu karakter yang mendukung kemampuan multitasking.

Mereka bukan berarti tidak memiliki emosi, tetapi mampu mengelolanya agar perasaan pribadi tidak mengganggu tugas atau memengaruhi cara mengambil keputusan.

5. Memiliki daya ingat yang baik

Kemampuan memproses informasi dengan cepat akan lebih bermanfaat jika diikuti kemampuan mengingat hal-hal penting.

Orang yang terbiasa menangani beberapa pekerjaan cenderung mampu menyimpan informasi yang relevan sambil mengabaikan hal-hal yang tidak berhubungan dengan tugasnya.

Hal ini membantu mereka berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain tanpa mudah kehilangan konteks.

6. Mampu menentukan prioritas secara realistis

Multitasking bukan berarti mengerjakan semua hal dalam waktu bersamaan tanpa mempertimbangkan tingkat kepentingannya. Orang yang mampu melakukannya dengan baik justru dapat memilah tugas berdasarkan apa yang paling mendesak dan memungkinkan untuk diselesaikan.

Mereka tidak membuang energi untuk hal yang berada di luar kendali atau menetapkan target yang sulit dicapai dalam situasi tertentu.

7. Tidak mudah meragukan keputusan

Ketika harus mengambil keputusan dengan cepat, terlalu banyak berpikir ulang justru dapat menghambat pekerjaan. Seorang multitasking cenderung percaya pada keputusan yang telah dibuat dan segera mengalihkan perhatian pada tugas berikutnya.

Hal ini bukan berarti mereka tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan tidak membiarkan keraguan berlarut-larut hingga menghambat pekerjaan selanjutnya.

Demikian beberapa ciri-ciri kepribadian orang yang multitasking. Ada dalam diri kamu?

(gas/asr)