Feses Tersebar di Arena Olahraga Hyrox, Adakah Risiko Kesehatan?

CNN Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 13:45 WIB
Female athlete performing battle rope exercise in a gym. Front view of a woman doing functional training workout indoors.
Ilustrasi. Hyrox. (iStockphoto/pixdeluxe)
Jakarta, CNN Indonesia --

Insiden 'cepirit' dialami atlet Australia, Joanna Wietrzyk, saat mengikuti HYROX Beijing 2026. Kondisi yang dalam istilah medis disebut faecal incontinence ini terjadi ketika seseorang tidak mampu mengontrol buang air besar sehingga feses keluar tanpa disadari.

Insiden tersebut menjadi perhatian bukan hanya karena terjadi di tengah perlombaan. Wietrzyk tetap melanjutkan pertandingan dan menggunakan sejumlah peralatan yang dipakai bersama peserta lain, seperti dikutip dari ABC News.

Kejadian itu lantas menimbulkan pertanyaan: apakah feses yang tercecer di area olahraga bisa membahayakan kesehatan orang lain?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawabannya, ada potensi risiko, terutama jika feses tersebut mengandung kuman penyebab penyakit dan kemudian mencemari permukaan yang disentuh banyak orang.

Feses bisa membawa kuman penyebab penyakit

Salah satu contoh kuman yang dapat menyebar melalui feses adalah norovirus. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), norovirus dapat menular ketika partikel kecil dari feses atau muntahan orang yang terinfeksi masuk ke mulut orang lain.

Penularan tidak harus terjadi karena seseorang bersentuhan langsung dengan feses. Virus juga dapat berpindah melalui permukaan yang terkontaminasi.

Misalnya, seseorang menyentuh benda yang terkena partikel feses, kemudian menyentuh makanan atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Norovirus sendiri sangat mudah menular. CDC menyebut hanya dibutuhkan sejumlah kecil partikel virus untuk membuat seseorang sakit.

Gejala yang umum muncul antara lain muntah dan diare. Sebagian besar orang dapat pulih dalam satu hingga tiga hari. Namun, infeksi dapat menyebabkan dehidrasi dan berisiko menimbulkan masalah yang lebih serius pada anak kecil, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Bagaimana jika terjadi di tempat olahraga?

Risikonya menjadi lebih mudah dibayangkan di tempat olahraga yang menggunakan peralatan secara bersama-sama. Dalam kompetisi seperti HYROX, peserta berpindah dari satu stasiun ke stasiun lainnya dan menggunakan berbagai peralatan, seperti sled, rower, hingga area latihan bersama.

Jika feses mengandung patogen dan mengenai suatu permukaan, patogen tersebut berpotensi berpindah ketika permukaan itu disentuh orang lain. Norovirus, misalnya, dapat menyebar melalui benda atau permukaan yang terkontaminasi. Karena itu, area yang terkena feses atau muntahan perlu segera dibersihkan dan didisinfeksi.

Namun, bukan berarti orang yang menyentuh alat yang sebelumnya terkena feses pasti akan jatuh sakit. Risiko penularan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk ada atau tidaknya patogen, jumlah kontaminasi, seberapa cepat dan efektif area tersebut dibersihkan, serta apakah patogen akhirnya masuk ke tubuh.

Kontaminasi feses juga membutuhkan penanganan khusus. Membersihkan kotoran yang terlihat secara kasatmata belum tentu sama dengan membunuh kuman yang mungkin masih tertinggal di permukaan.

CDC merekomendasikan area yang terkena muntahan atau diare segera dibersihkan dan didisinfeksi. Untuk norovirus, CDC juga menekankan penggunaan produk disinfeksi yang efektif terhadap virus tersebut.

Meski demikian, penting untuk membedakan antara potensi kontaminasi dan penularan penyakit. Feses seseorang tidak otomatis mengandung norovirus atau patogen lain. Karena itu, insiden buang air besar di tempat olahraga tidak serta-merta berarti peserta lain akan tertular penyakit.

Risiko muncul ketika feses yang mengandung patogen mencemari lingkungan dan kemudian patogen tersebut berpindah ke orang lain melalui tangan, makanan, air, atau permukaan yang terkontaminasi.

Itulah sebabnya kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah penularan penyakit, terutama di tempat yang digunakan bersama oleh banyak orang.

(anm/tis)