7 Ciri Ikan Cupang Betina, Perhatikan Titik Putih Bagian Bawah Tubuh

CNN Indonesia
Sabtu, 19 Sep 2026 04:00 WIB
Ciri-ciri ikan cupang betina dapat dilihat dari bentuk tubuh, panjang sirip, hingga keberadaan titik putih atau egg spot di bagian bawah tubuh.
Ilustrasi. Ciri-ciri ikan cupang betina dapat dilihat dari bentuk tubuh, panjang sirip, hingga keberadaan titik putih atau egg spot di bagian bawah tubuh. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Ikan cupang jantan dan betina sekilas bisa terlihat mirip, terutama pada jenis dengan warna dan bentuk sirip tertentu. Ciri-ciri ikan cupang betina dapat dilihat dari bentuk tubuh, panjang sirip, hingga keberadaan titik putih atau egg spot di bagian bawah tubuh.

Namun, satu tanda saja belum cukup untuk memastikan jenis kelaminnya karena beberapa karakteristik dapat terlihat serupa pada cupang jantan.

Untuk membedakannya dengan lebih akurat, perhatikan beberapa ciri secara bersamaan. Sirip yang lebih pendek, tubuh yang cenderung membulat, dan egg spot yang terlihat jelas menjadi sejumlah tanda yang paling dapat diandalkan untuk mengenali cupang betina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri ikan cupang betina

Berikut ini ciri-ciri ikan cupang betina yang dapat dikenali dengan mudah, seperti yang dilansir oleh laman Betta Fish.

1. Memiliki egg spot

Tanda paling kuat terdapat pada egg spot atau ovipositor, yaitu titik putih atau krem kecil di bagian bawah tubuh. Letaknya berada di antara sirip perut dan sirip anal.

Egg spot yang terlihat jelas menjadi indikator kuat bahwa cupang tersebut betina. Namun, tanda ini belum tentu tampak pada ikan yang masih muda atau sedang mengalami stres.

2. Sirip cenderung lebih pendek

Cupang betina umumnya memiliki sirip yang lebih pendek dan kompak dibandingkan cupang jantan. Bentuk siripnya juga cenderung lebih membulat.

Panjang sirip tetap perlu diperhatikan bersama ciri lainnya karena cupang jantan jenis plakat juga memiliki sirip pendek sehingga sekilas menyerupai betina.

3. Bentuk tubuh lebih membulat

Bagian perut cupang betina biasanya terlihat lebih lebar atau membulat, terutama ketika membawa telur. Sementara itu, cupang jantan umumnya memiliki bentuk tubuh lebih ramping.

Ukuran tubuh tidak dapat dijadikan patokan utama karena pertumbuhan ikan juga dipengaruhi faktor genetik dan pola makan.

4. Memiliki janggut yang lebih kecil

[Gambas:Video CNN]

Janggut merupakan membran gelap di bawah penutup insang. Pada cupang jantan, bagian ini biasanya lebih besar dan terlihat jelas ketika ikan mengembangkan insangnya.

Cupang betina juga memiliki janggut, tetapi ukurannya lebih kecil dan sering kali tertutup oleh penutup insang.

5. Dapat menunjukkan breeding bars

Cupang betina yang siap berkembang biak dapat memperlihatkan garis vertikal terang dan gelap pada tubuhnya. Pola ini disebut breeding bars.

Pola tersebut berbeda dengan stress stripes yang arahnya horizontal dan dapat muncul pada cupang jantan maupun betina.

6. Warna bukan patokan utama

Warna tubuh tidak bisa digunakan sebagai penentu jenis kelamin. Cupang betina juga dapat memiliki warna yang cerah, sementara cupang jantan tidak selalu memiliki warna mencolok.

Adapun genetik, usia, kondisi kesehatan, dan tingkat stres dapat memengaruhi tampilan warna ikan.

7. Tingkat agresivitas beragam

Cupang betina tetap dapat menunjukkan perilaku agresif, terutama ketika mempertahankan wilayah atau berada dalam kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Karena itu, agresivitas bukan tanda pasti cupang jantan.

Demikian ciri-ciri ikan cupang betina. Sumber yang menjadi acuan menjelaskan bahwa penentuan jenis kelamin sebaiknya menggunakan sedikitnya dua ciri kuat secara bersamaan.

(gas/asr)