Popularitas drama Korea (drakor) bergenre kolosal turut mendorong tren screen tourism, salah satunya melalui kehadiran Mungyeongsaejae Open Set di Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan.
Kompleks studio terbuka ini menjadi destinasi wisata favorit bagi pencinta drakor yang ingin merasakan langsung atmosfer era Dinasti Joseon.
Mungyeongsaejae Open Set dibangun di atas lahan seluas 70 ribu meter persegi dan dilengkapi sekitar 130 bangunan replika, mulai dari gerbang istana Gwanghwamun, kawasan kediaman bangsawan (Donggung), pemukiman rakyat biasa, hingga area pasar tradisional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompleks ini telah menjadi lokasi syuting langganan untuk berbagai judul drama sejarah terkemuka. Beberapa di antaranya meliputi Kingdom (2019), The Red Sleeve (2021), The Moon Embracing the Sun (2012), hingga serial The East Palace.
Daya tarik visual bangunan tradisional membuat kawasan ini tidak sekadar berfungsi sebagai studio produksi film, tetapi juga bertransformasi menjadi objek wisata edukasi dan sejarah yang inklusif.
Selama berada di area open set, wisatawan dapat menyusuri lanskap perkotaan kuno, berfoto dengan latar arsitektur kerajaan, hingga menyewa pakaian tradisional Korea (hanbok) agar dapat merasakan pengalaman ala pemeran drakor.
Lokasi ini juga terintegrasi langsung dengan kawasan Mungyeongsaejae Provincial Park yang menyajikan rute jelajah alam asri.
Bagi wisatawan yang berminat berkunjung, berikut rincian tarif masuk dan jam operasional Mungyeongsaejae Open Set:
- Tiket Masuk Dewasa: 2.000 won (sekitar Rp23 ribu)
- Tiket Masuk Remaja: 1.000 won (sekitar Rp11,5 ribu)
- Tiket Masuk Anak-anak: 500 won (sekitar Rp5.750)
- Taman Provinsi Mungyeongsaejae: Gratis
- Jam Operasional: 09.00-18.00 KST (Maret-Oktober) dan 09.00-17.00 KST (November-Februari).