Batas Waktu Suntik Rabies setelah Digigit Anjing

CNN Indonesia
Sabtu, 26 Sep 2026 22:00 WIB
Batas waktu suntik rabies setelah digigit anjing.
Ilustrasi. Tenyata untuk suntik rabies ada waktunya. (iStockphoto/Mypurgatoryyears)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan masih menjadi masalah kesehatan di berbagai belahan dunia, terutama di Asia dan Afrika.

Virus rabies umumnya menular kepada manusia melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi. Anjing menjadi salah satu sumber penularan utama, meski rabies juga dapat ditularkan oleh kelelawar, rakun, dan sejumlah hewan liar lainnya.

Selain berisiko menyebabkan luka serius, gigitan hewan juga perlu mendapat penanganan cepat karena berpotensi menularkan rabies. Lantas, berapa batas waktu suntik rabies setelah digigit anjing?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencegahan rabies setelah digigit anjing

Rabies yang sudah menimbulkan gejala hingga menyerang sistem saraf hampir selalu berakibat fatal. Namun, penyakit ini dapat dicegah melalui penanganan yang cepat dan tepat setelah seseorang terpapar.

Mengutip Cleveland Clinic, penanganan segera setelah paparan sangat efektif untuk mencegah rabies sebelum virus mencapai otak. Berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan setelah digigit atau dicakar hewan yang berisiko menularkan rabies:

1. Segera bersihkan luka

Luka akibat gigitan atau cakaran harus segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir. Pembersihan luka merupakan langkah penting untuk membantu mengurangi risiko virus masuk dan berkembang di dalam tubuh.

Tenaga medis juga dapat melakukan pembersihan luka lebih lanjut. Selain itu, luka dapat dibiarkan mengeluarkan darah sebentar sebelum dicuci di bawah air mengalir.

Setelah itu, bersihkan area luka menggunakan antiseptik. Hindari menggosok atau menyikat luka karena dapat memperparah kerusakan jaringan.

2. Mendapatkan vaksin rabies

Vaksin rabies bekerja dengan melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus sebelum mencapai otak. Idealnya, penanganan dilakukan sesegera mungkin setelah paparan. Artinya, batas waktu suntik rabies setelah digigit anjing bukan berarti harus menunggu hingga mendekati 24 jam, melainkan sebaiknya segera mencari pertolongan medis setelah luka dibersihkan.

Pada orang yang belum pernah menerima vaksin rabies sebelumnya, vaksin pascapaparan umumnya diberikan dalam beberapa dosis sesuai jadwal yang ditentukan tenaga kesehatan. Sementara itu, orang yang sebelumnya sudah mendapatkan vaksin rabies dapat memiliki jadwal pemberian yang berbeda.

Pastikan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian vaksin sesuai anjuran tenaga medis.

3. Mendapatkan HRIG

Dalam kondisi tertentu, tenaga medis dapat memberikan human rabies immune globulin (HRIG). HRIG bekerja dengan memberikan perlindungan sementara terhadap virus rabies di sekitar luka hingga tubuh membentuk antibodi melalui vaksin. Obat ini biasanya diberikan di sekitar area luka.

Namun, HRIG tidak diperlukan pada orang yang sebelumnya telah mendapatkan vaksin rabies. Kebutuhan dan pemberiannya akan ditentukan oleh tenaga kesehatan berdasarkan kondisi paparan.

Ciri-ciri terpapar virus rabies

Virus rabies dapat menyebar di dalam tubuh setelah seseorang terpapar. Gejalanya tidak selalu muncul langsung setelah gigitan dan masa inkubasinya dapat berbeda-beda.

Pada tahap awal, gejala rabies dapat menyerupai penyakit umum, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan. Seseorang juga dapat merasakan kesemutan, nyeri, atau mati rasa di area bekas gigitan.

Seiring perkembangan penyakit, sebagian orang dapat mengalami rabies tipe ganas dengan gejala yang lebih berat, seperti:

• agitasi dan perilaku agresif;

• gelisah;

• kejang;

• halusinasi;

• kedutan otot;

• detak jantung cepat;

• napas cepat atau hiperventilasi;

• produksi air liur berlebihan;

• ukuran pupil yang tidak sama;

• kelumpuhan wajah;

• takut terhadap air atau hidrofobia;

• takut terhadap embusan atau aliran udara di wajah atau aerofobia; dan

• delirium.

Karena rabies dapat berakibat fatal setelah gejalanya muncul, jangan menunggu hingga mengalami keluhan untuk mencari pertolongan medis.

Segera cuci luka dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan setelah digigit atau dicakar hewan yang berpotensi menularkan rabies. Dengan penanganan secepat mungkin, batas waktu suntik rabies setelah digigit anjing tidak menjadi alasan untuk menunda langkah pencegahan yang dapat menyelamatkan nyawa.

(glo/tis)
placeholder