Sistem kekebalan tubuh anak yang masih berkembang membuat mereka lebih rentan terserang berbagai penyakit seperti flu, batuk, dan diare.
Orang tua dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh anak dengan membiasakan beberapa perilaku hidup sehat sehari-hari.
Karena sistem kekebalan tubuh masih berkembang, berarti tubuh anak untuk mengenali dan melawan virus atau bakteri penyebab penyakit belum sekuat orang dewasa., sehingga mudah terserang infeksi ketika terpapar kuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asupan nutrisi yang kurang seimbang sangat memengaruhi daya tahan tubuh. Konsumsi gula berlebihan, makanan olahan, atau makanan cepat saji dapat mengurangi asupan vitamin dan mineral penting.
Kendati anak-anak rentan sakit, ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh mereka dan mengurangi frekuensi sakit.
Berikut 6 Kebiasaan anak agar Tidak Mudah Sakit
- Mencuci Tangan secara Rutin: Biasakan anak mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum makan, setelah bermain, sesudah menggunakan toilet, dan seusai memegang hewan peliharaan untuk membasmi kuman.
- Memenuhi Kebutuhan Istirahat: Berikan waktu istirahat yang cukup saat fisik anak terlihat lemas. Hindari memaksa anak tetap bersekolah atau beraktivitas agar proses pemulihan berjalan optimal.
- Menjaga Jarak dari Orang Sakit: Batasi kontak langsung dengan orang yang sedang sakit untuk meminimalkan risiko penularan virus flu dan pilek.
- Tidak Meniup Makanan Panas: Hindari kebiasaan meniup makanan karena dapat memindahkan partikel mikroorganisme atau bakteri dari dalam mulut ke makanan anak.
- Aktivitas Fisik Teratur: Orang tua bisa mendorong anak untuk aktif bergerak dan bermain di luar ruangan. Kegiatan fisik membantu meningkatkan sirkulasi darah dan fungsi imun.
- Pola Makan Sehat dan Gizi Seimbang: Pastikan anak terbiasa memperoleh asupan makanan bergizi. Prioritaskan buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian. Batasi gula, makanan olahan, dan makanan cepat saji.
(wiw)