Pria Ini Ditangkap Gara-gara Curi 1,6 Ton Durian

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 17:00 WIB
Seorang pria Vietnam ditangkap usai kedapatan mencuri 1,6 ton durian dari kebun.
Ilustrasi. Seorang pria Vietnam ditangkap usai kedapatan mencuri 1,6 ton durian dari kebun. (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria asal Hai Phong, Vietnam ditangkap usai mencuri 1,6 ton durian. Ia diduga menyelinap ke kebun durian setempat pada malam hari dan mencuri hampir semua durian yang ada di sana.

Tang Ngoc Hien ditangkap atas tuduhan pencurian pada Senin (31/8). Penangkapan dilakukan usai seorang warga mengadu tentang aktivitas mencurigakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak kepolisian Komune Ea Knuec kemudian menangkap Hien dan menyita semua durian yang dicuri.

Hien bercerita, dirinya melakukan perjalanan dari Hai Phong ke Dak Lak untuk bekerja. Namun, ia kemudian kehilangan pekerjaannya dan kehabisan uang. Mencuri durian dianggap menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Melansir VN Express, Hien mencari kebun-kebun buah durian dengan pengawasan minimal. Atau, setidaknya lalu lintas pejalan kaki yang relatif lebih sepi di malam hari.

Setelah menemukan kebun yang dianggapnya aman, Hien pun menjalankan aksinya. Jumlah curian sebesar 1,6 ton itu ia kumpulkan secara bertahap dalam tiga kali pencurian.

Namun, dalam aksinya yang ketiga kalinya, Hien tertangkap aparat.

Durian sendiri memang dikenal sebagai buah dengan nilai tinggi, utamanya di Vietnam. Menukil laman Kementerian Perindustrian Vietnam, harga per kilogram (kg) durian di Vietnam bisa berkisar antara VN$80 ribu-87 ribu atau sekitar Rp54 ribu-59 ribu (varian Ri6 Grade A) dan VN$147 ribu-155 ribu (varian Monthong).

Tingginya harga durian disebabkan oleh kombinasi sifatnya sebagai buah tropis, produksi relatif sulit, permintaan tinggi, pasar ekspor, dan produk premium.

Budidaya durian bukan seperti menanam sayur yang relatif mudah. Pohon durian membutuhkan waktu bertahun-tahun sampai produktif.

(asr)