Koper Berisi 32 Iguana Langka Terekspos di Bandara, WN Rusia Ditahan

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 17:00 WIB
Koper Berisi 32 Iguana Langka Terekspos di Bandara, WN Rusia Ditahan
Iguana laut galapagos salah satu hewan yang dilindungi di Ekuador. (REUTERS/SANTIAGO ARCOS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang perempuan warga negara (WN) Rusia ditangkap di Bandara Internasional Mariscal Sucre, Quito, Ekuador, pada Sabtu (29/8). Ia diduga berusaha menyelundupkan 32 ekor iguana laut asal Kepulauan Galapagos menggunakan koper.

Melansir akun resmi X Kepolisian Ekuador, puluhan iguana tersebut disembunyikan di dalam koper yang berisi delapan wadah plastik, dengan masing-masing wadah menampung empat ekor iguana. Pelaku diketahui hendak membawa satwa dilindungi tersebut menuju Islandia.

Mengutip Stuff, Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador melaporkan kondisi iguana saat ditemukan sangat lemah dan mengalami dehidrasi. Tim dokter hewan telah memindahkan seluruh iguana ke pusat konservasi untuk penanganan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku kini harus menghadapi proses hukum atas dugaan perdagangan satwa liar dan terancam hukuman penjara hingga tiga tahun jika terbukti bersalah.

Iguana laut Galapagos merupakan spesies endemik yang dilindungi secara ketat di tingkat internasional. Sejak Maret 2026, satwa ini terdaftar dalam CITES Appendix I (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), yang secara tegas melarang seluruh perdagangan internasional untuk tujuan komersial.

Laporan organisasi pengawas perdagangan satwa, TRAFFIC, mencatat iguana Galapagos kerap menjadi sasaran utama jaringan penyelundupan ilegal.

Untuk mengantisipasi kejahatan ini, otoritas bandara di Quito dan Guayaquil memperketat pemeriksaan biosekuriti bagi seluruh penumpang yang berpergian dari dan menuju Kepulauan Galapagos.

Kasus ini merupakan kali kedua yang berhasil diungkap otoritas Ekuador sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, pada 19 Mei 2026, tiga warga negara Thailand ditangkap di Bandara Guayaquil karena membawa 12 iguana laut Galapagos di dalam tiga koper menuju Eropa.

Dalam insiden Mei lalu, dua ekor iguana dilaporkan mati, sementara 10 ekor lainnya berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke habitat aslinya di Kepulauan Galapagos, kawasan yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979.

(dsd/wiw)
placeholder