Sembelit Parah Bikin Wanita Ini Amnesia, Lupa 10 Tahun Kehidupannya
Sembelit mungkin terdengar seperti masalah kesehatan yang sepele. Namun, sebuah kasus medis dari Hong Kong menunjukkan bahwa mengejan terlalu keras saat buang air besar dapat memicu kondisi yang cukup mengejutkan.
Seorang wanita dilaporkan mengalami kehilangan ingatan secara tiba-tiba setelah mengalami sembelit selama lebih dari dua pekan. Kondisi tersebut terjadi ketika ia mengejan sangat kuat saat berada di toilet.
Kasus yang pertama kali muncul pada 2019 itu kembali ramai dibicarakan di media sosial setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @Psychological. Menurut laporan yang beredar, wanita tersebut mengalami semacam 'blackout' dan mendadak tidak mampu mengingat sekitar 10 tahun kehidupannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarganya yang panik kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan. Hasil pemindaian otak dilaporkan tidak menunjukkan adanya kelainan. Dokter kemudian mendiagnosisnya mengalami transient global amnesia (TGA) atau amnesia global sementara.
Apa itu transient global amnesia?
Mengutip News18, Transient global amnesia merupakan kondisi ketika seseorang tiba-tiba mengalami gangguan ingatan yang bersifat sementara. Penderitanya dapat kehilangan kemampuan untuk mengingat kejadian yang baru saja terjadi dan berulang kali menanyakan hal yang sama.
Dalam kondisi ini, ingatan lama umumnya tetap tersimpan, meski pada kasus tertentu seseorang juga dapat mengalami kesulitan mengingat bagian tertentu dari masa lalu. TGA biasanya berlangsung selama beberapa jam dan kemudian membaik dengan sendirinya. Meski demikian, penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui.
Beberapa kondisi diketahui dapat menjadi pemicu, termasuk aktivitas fisik yang sangat berat, tekanan emosional, perubahan suhu secara tiba-tiba, hingga aktivitas yang membuat seseorang mengejan atau melakukan manuver Valsalva.
Mengapa mengejan saat sembelit bisa memengaruhi otak?
Ketika seseorang mengejan dengan sangat kuat, terutama dalam waktu lama, tekanan di dalam dada dan tubuh dapat meningkat. Kondisi ini berpotensi memengaruhi aliran darah menuju otak.
Dalam kasus wanita tersebut, dokter menduga tekanan akibat mengejan kemungkinan berhubungan dengan gangguan sementara pada aliran darah dan oksigen ke otak. Salah satu mekanisme yang dibahas adalah perubahan aliran darah melalui pembuluh vena, termasuk vena jugularis.
Namun, hubungan antara mengejan akibat sembelit dan TGA tidak berarti setiap orang yang mengejan saat buang air besar akan mengalami amnesia. Kasus tersebut tergolong langka.
Setelah menjalani perawatan dan beristirahat semalaman di rumah sakit, ingatan wanita tersebut dilaporkan berangsur-angsur kembali. Meski begitu, ia disebut tidak dapat mengingat kejadian ketika mengalami amnesia tersebut.
Sembelit jangan dianggap sepele
Kasus ini memang terdengar tidak biasa, tetapi sembelit yang berlangsung lama tetap perlu diperhatikan. Kebiasaan mengejan terlalu kuat juga sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan masalah lain, seperti wasir atau luka pada anus.
Untuk membantu mencegah sembelit, seseorang dapat mencukupi kebutuhan serat dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Asupan cairan yang cukup serta aktivitas fisik rutin juga dapat membantu menjaga pergerakan usus.
Jika sembelit berlangsung terus-menerus, sangat nyeri, disertai darah pada tinja, muntah, perut membengkak, atau sulit buang angin, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Sementara itu, kehilangan ingatan secara tiba-tiba juga bukan sesuatu yang boleh dianggap sebagai efek biasa dari sembelit. Bila seseorang mendadak bingung, tidak mengenali situasi, mengalami gangguan bicara, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, atau kehilangan ingatan, segera cari pertolongan medis karena gejala tersebut juga dapat menyerupai kondisi darurat seperti stroke.
(tis/tis)